Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 18 Jul 2026 13:58 WIB ·

HUT ke-3 FPRMI, Bernadus Wilson Lumi Ajak Organisasi Pers Bersatu dan Tingkatkan Etika Jurnalistik


HUT ke-3 FPRMI, Bernadus Wilson Lumi Ajak Organisasi Pers Bersatu dan Tingkatkan Etika Jurnalistik Perbesar

YOGYAKARTA – Harian Merdeka

Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), Bernadus Wilson Lumi, mengajak seluruh organisasi pers di Indonesia memperkuat solidaritas dan membangun kolaborasi demi kemajuan dunia jurnalistik nasional. Menurutnya, organisasi pers seharusnya saling mendukung, bukan saling menjatuhkan.

Ajakan tersebut disampaikan Bernadus saat memberikan sambutan pada Gala Dinner peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 FPRMI yang digelar di Ballroom DPD RI Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

“Sesama organisasi pers hendaknya saling mendukung. Jangan ada yang saling menjatuhkan, apalagi saling menjelek-jelekkan,” ujar Bernadus.

Ia menegaskan, kehadiran FPRMI bukan untuk menjadi pesaing organisasi pers lainnya, melainkan sebagai mitra dalam memperkuat ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pers sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya informasi yang akurat dan berimbang.

“Kami lahir dan hadir bukan untuk bersaing atau menjadi pesaing. Organisasi ini dibentuk bukan untuk menjatuhkan organisasi lain. Mari bekerja sama memajukan pers nasional, bangsa, dan negara Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bernadus juga menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan melalui Dewan Pers. Ia menyebut sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.286 pengaduan diterima Dewan Pers.

Menurutnya, tingginya jumlah aduan tersebut menunjukkan masyarakat semakin memahami bahwa Dewan Pers merupakan jalur yang tepat untuk mencari keadilan, klarifikasi, dan keseimbangan dalam pemberitaan.

“Ini menandakan masyarakat semakin menyadari bahwa jalur untuk mencari kebenaran, keadilan, dan keseimbangan dalam pemberitaan adalah melalui Dewan Pers,” ujarnya.

Meski demikian, Bernadus mengungkapkan sekitar 90 persen pengaduan yang masuk ditujukan kepada media siber. Mayoritas aduan berkaitan dengan dugaan pelanggaran Kode Etik Jurnalistik, terutama mengenai kewajiban melakukan konfirmasi dan menerapkan prinsip cover both sides.

Karena itu, ia menilai organisasi pers memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan pemahaman dan penerapan kode etik di kalangan insan pers.

“Ini menjadi pengingat bahwa insan pers harus semakin meningkatkan kepatuhan terhadap kode etik dalam pemberitaan, khususnya terkait konfirmasi dan prinsip cover both sides. Inilah tugas kita sebagai organisasi pers untuk terus memperkuat penerapan kode etik jurnalistik,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Minta BP Tapera Tingkatkan Profesionalisme

17 Juli 2026 - 16:36 WIB

Skandal Proyek Jalan Lebak, AMMCB Tantang Kejari: Berani Tangkap atau Masuk Angin?

17 Juli 2026 - 16:34 WIB

Nusron Wahid Beberkan Rincian Anggaran ATR/BPN 2025 di Depan Komisi II DPR

17 Juli 2026 - 16:31 WIB

Ledakan di Madiun Tewaskan Satu Prajurit, Komisi I DPR Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi

17 Juli 2026 - 16:27 WIB

Cak Udin PKB Tegaskan AI Hanya Alat Bantu, Tidak Bisa Gantikan Peran Ulama

17 Juli 2026 - 16:25 WIB

Demer: Pernyataan Deddy Sitorus Soal Bahlil Tidak Berdasarkan Fakta dan Menyesatkan Publik

17 Juli 2026 - 13:32 WIB

Trending di Nasional