Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 9 Feb 2024 11:05 WIB ·

Polisi Terapkan “One Way” di Simpang Gadog


Polisi Terapkan “One Way” di Simpang Gadog Perbesar

BOGOR | Harian Merdeka

Pada libur panjang Isra Miraj dan Imlek 2024, arus lalu lintas kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini menyebabkan terjadinya kemacetan di sepanjang ruas jalan menuju kawasan wisata tersebut pada Jumat (9/2/2024). kemacetan terutama terjadi dari arah Jakarta, khususnya di pintu keluar Tol Ciawi, Simpang Gadog, hingga Jalan Ciawi. Kemacetan ini meluas dari ruas jalan Pasir Muncang, Simpang Gadog, hingga ke arah Puncak Bogor. Kendaraan roda empat terlihat mengantre untuk keluar dari Gerbang Tol Ciawi atau dari lampu merah Gadog, Jalan Ciawi. Bahkan, beberapa pengendara mobil terpaksa memutar balik kendaraannya menuju Kota Bogor atau Jakarta akibat kemacetan yang tak teratasi. Sementara itu, arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yakni menuju arah bawah atau Jakarta, juga terpantau tersendat.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor, Iptu Ardian Noviantasari, menjelaskan bahwa kemacetan hari ini disebabkan oleh adanya hambatan bottleneck atau penyempitan jalan. “Kemacetan di Pasir Muncang memang disebabkan oleh bottleneck dari ruas jalan yang mengalami penyempitan sekitar 18 sampai 20 meter, sehingga terjadi hambatan kendaraan di beberapa titik seperti Pasir Muncang, Megamendung, dan Cisarua,” ungkapnya ketika ditemui di lokasi.

Noviantasari menambahkan bahwa kondisi tersebut merupakan penyebab utama terjadinya titik hambatan kendaraan selama libur panjang atau pun di hari-hari biasa. Namun, saat ini kemacetan sudah dapat teratasi dengan menerapkan rekayasa one way atau sistem satu arah, sehingga tidak terjadi perpotongan arus. Dengan demikian, semua kendaraan yang datang dari Jakarta dapat terserap dengan lebih baik. “Meskipun terjadi penyempitan dan penerapan sistem bergantian dari enam lajur menjadi dua lajur, saat ini kami masih menerapkan sistem one way,” jelasnya.(il/BGR)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banten Raih WTP Sepuluh Tahun Beruntun, Penerus Banten Puji Andra Soni

25 Mei 2026 - 15:28 WIB

70 Sapi dan 5 Domba Qurban Polda Banten Disalurkan kepada Masyarakat

25 Mei 2026 - 14:51 WIB

Perumdam TKR Perluas Jaringan Hingga Wilayah Rajeg Kabupaten Tangerang.

25 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dukungan PLN UID Banten: Limbah Goni Jadi Tas Modis Karya UMKM Lokal

19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Tepis Isu Miring, Sekwan: Anggaran Baju Dinas DPRD Sesuai Prosedur

19 Mei 2026 - 10:55 WIB

Demer Ingatkan Pansus TRAP Bali Jangan Bikin Investor Takut

18 Mei 2026 - 12:47 WIB

Trending di Daerah