Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 28 Mar 2024 11:12 WIB ·

Tanggul Kali Angke Roboh


Tanggul Kali Angke Roboh Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok, Bojongsari, Depok, roboh, Rabu (27/3). Akibatnya sejumlah rumah warga kebanjiran.


Peristiwa robohnya tanggul setinggi 20 meter lebar 3 meter tersebut terjadi akibat hujan deras. Hingga kini jalan yang melintasi areal tersebut sementara ditutup. Sementara warga sekitar diminta waspada dan berharap ada perbaikan secepatnya.


Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Depok Bahtiar Ardiansyah menjelaskan tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok yang roboh secepatnya dilakukan perbaikan permanen menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Dinas PUPR Kota Depok 2024. Penegasan itu diucapkan Bahtiar di sela tinjauan disertai pengukuran area bangunan tanggul roboh, Rabu (27/3) siang.


“Kami (Dinas PUPR) akan memperbaikinya segera. Namun mengingat pembangunan tanggul harus ada perencanaan teknis master plan dan DED atau Detail Enginering Design, penanganan sementara satuan tugas atau satgas melakukan pemasangan karung tanah guna menahan debit air,” ujar Bahtiar menjelaskan.


Ia menyebutkan, selain tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok, tanggul di lokasi lain, tepatnya Garda Palem Residence Jalan Garuda Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, juga roboh. Pihaknya juga menurunkan satu regu Satgas yang terdiri dari 10 personel.


Satgas tersebut diterjunkan untuk melakukan penanganan banjir. “Terdapat tumpukan sampah yang menyangkut di aliran dan pintu air Kali Pesanggrahan. Ini penyebab utama banjir. Banjir juga mencemari lingkungan dan membahayakan ekosistem air,” tegasnya.


Bahtiar berpesan kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi longsor dan banjir, mengingat saat ini curah hujan cukup tinggi. Ia juga meminta warga untuk melakukan kerja bakti lingkungan, agar sampah tidak lagi menjadi penyebab utama banjir. “Tetap waspada, karena banjir dan longsor bisa saja menimpa,” terang Bahtiar. (jr)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Usai Latsar CPNS, Kalapas Gunungsitoli Tegaskan ASN BerAKHLAK Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata

18 Juni 2026 - 09:44 WIB

Masuk Program 2026, P3A Tarunajaya Apresiasi Normalisasi Irigasi Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 15:10 WIB

Kepala Desa se Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Bantah Adanya Intervensi Oleh Jaro Ade

12 Juni 2026 - 15:19 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Kapolda Metro Jaya Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga

11 Juni 2026 - 10:21 WIB

Anak Sekolah dan Petani Jadi Korban, Warga Titip Aspirasi Jembatan kepada TNI AD

8 Juni 2026 - 11:43 WIB

Dukung Mobilitas Warga, Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

8 Juni 2026 - 10:34 WIB

Trending di Daerah