Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Sport · 19 Jun 2024 10:32 WIB ·

Hendra/Ahsan, Bangga Masih Bisa Naik Podium


Hendra/Ahsan, Bangga Masih Bisa Naik Podium Perbesar

SYDNEY | Harian Merdeka

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, harus puas dengan hasil
runner-up di turnamen Australia Open 2024. Meskipun gagal meraih gelar juara, pencapaian ini
tetap dianggap sebagai prestasi membanggakan, mengingat usia mereka yang tidak lagi muda.

Dalam partai final yang berlangsung pada Minggu (16/6/2024) di Sidney, Hendra/Ahsan berhadapan dengan pasangan ganda putra China, He Ji Ting dan Ren Xiang Yu. Pertandingan tersebut berakhir dalam dua gim langsung dengan skor 11-21, 10-21 dalam waktu 28 menit. Kekalahan ini menandai
berlanjutnya puasa gelar juara bagi pasangan yang dijuluki The Daddies ini, yang belum meraih
gelar BWF World Tour sejak 2019 silam. Titel terakhir mereka adalah BWF World Tour Finals di
China.

Sejak 2019, Hendra yang kini berusia 39 tahun dan Ahsan yang berusia 36 tahun telah
mencapai delapan final, termasuk di Australia Open pekan ini. Namun, seluruhnya berakhir di
posisi kedua.

“Mengucap syukur alhamdulillah sudah bisa berada di final walaupun hasilnya kalah,”
kata Ahsan dalam keterangannya melalui PBSI.

“Untuk permainan tadi kami memang kalah segalanya. Terutama kami kalah di tenaga. Kalah juga di kecepatan. Harus diakui lawan lebih unggul di speed and power. Mereka kini juga lebih safe mainnya,” tambahnya.

Meskipun kalah, Hendra/Ahsan tetap mengambil sisi positif dari apa yang mereka dapatkan di Sidney. Mereka merasa bangga dapat merasakan naik podium lagi. Final Australia Open ini merupakan final pertama bagi Hendra/Ahsan sepanjang tahun 2024, setelah terakhir kali melangkah ke partai puncak pada All England 2023.

“Hal positif dari penampilan kami di final, kami tetap bisa merasa bangga. Dengan umur segini
kami masih bisa naik ke podium walaupun sebagai runner up. Tetap harus mengucap syukur
alhamdulillah,” kata Ahsan.

Keberhasilan mencapai final di usia yang tidak lagi muda menjadi bukti ketangguhan dan dedikasi Hendra/Ahsan dalam dunia bulu tangkis. Mereka terus menunjukkan semangat juang tinggi dan menjadi inspirasi bagi para atlet muda Indonesia. Dengan semangat yang
tak pernah padam, Hendra dan Ahsan bertekad untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap
pertandingan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia. (dts)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Panglima TNI Mutasi 25 Mayjen Jelang Akhir 2025, Ini Daftar Lengkapnya

31 Desember 2025 - 13:44 WIB

Misi Penting Timnas Indonesia U-17: Kemenangan Harga Mati di Laga Penentu

5 November 2025 - 17:05 WIB

Hector Souto: “Patrick Kluivert, Idola Saya, dan Kita Harus Saling Menghormati”

3 November 2025 - 10:47 WIB

Prabowo Sarankan ASEAN Kirim Tim Pengamat Pemilu di Myanmar

28 Oktober 2025 - 13:41 WIB

PSSI Pecat Patrick Kluivert

17 Oktober 2025 - 11:30 WIB

Presiden Prabowo Berat Hati

15 Oktober 2025 - 11:54 WIB

Trending di Pemerintahan