JAKARTA | Harian Merdeka
Lokasi syuting film horor kerap menyisakan kisah mistis bagi para pemainnya. Pengalaman itu juga dirasakan aktris Michelle Ziudith saat menjalani debut horornya dalam film Alas Roban yang mengambil lokasi di salah satu hutan paling angker di Jawa Tengah.
Michelle mengaku mengalami kejadian tak biasa selama proses syuting di Alas Roban, hutan jati yang dikenal luas dengan cerita-cerita mistis. Di tengah hutan tersebut, aktris berusia 30 tahun itu berkali-kali mencium aroma bunga yang muncul secara tiba-tiba.
Michelle mengungkapkan, aroma tersebut tercium hampir sepanjang proses syuting, mulai dari sore hari hingga malam.
“Tiba-tiba tuh kalau setiap kita syuting kayak ada wangi sedap malam gitu, tapi kayak lewat, lewat, lewat,” ujar Michelle Ziudith saat konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Aroma misterius itu, kata Michelle, tidak hanya muncul sesekali, tetapi terus berulang bahkan setelah waktu Magrib.
“Itu selama proses syuting berlangsung sampai Magrib, istirahat, sampai syuting malam juga wangi sekali,” lanjutnya.
Michelle semakin yakin aroma tersebut bukan berasal dari lingkungan sekitar, mengingat kawasan Alas Roban didominasi pohon jati dan tidak terdapat tanaman bunga.
“Bukan wangi pohon jatinya Alas Roban, tapi kayak emang ada wangi bunga melati, kadang-kadang tersilang wangi apa gitu,” tambahnya.
Meski harus berhadapan dengan suasana hutan yang terasa “berat” dan pengalaman mistis selama syuting, Michelle Ziudith mengaku memiliki kedekatan emosional dengan proyek film ini. Ia menyebut Alas Roban bukan sekadar film horor, melainkan juga drama emosional tentang perjuangan seorang ibu.
“Ini film yang aku sayangi sekali. Walaupun sempat kapok karena horor banget, tapi aku jatuh cinta sama karakter ibu yang aku perankan di sini,” tutup Michelle.
Film Alas Roban yang dibintangi Michelle Ziudith, Rio Dewanto, Taskya Namya, Imelda Therinne, dan Fara Shakila dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026, dan siap membawa penonton merasakan langsung kengerian hutan jati yang melegenda tersebut. (key/fj)







