Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 11 Feb 2026 15:58 WIB ·

Dana Kapal Diperdebatkan, Menkeu dan Menteri KKP Buka Suara


Dana Kapal Diperdebatkan, Menkeu dan Menteri KKP Buka Suara Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyinggung nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam unggahan resmi Instagramnya. Ia menegaskan bahwa dana pembangunan kapal dalam negeri bersumber dari pinjaman luar negeri.

Di unggahan Instagramnya, Trenggono menyatakan dana tersebut berasal dari pemerintah Inggris. “Yth Menteri Keuangan, supaya anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” tulis Trenggono yang dikutip Rabu, 11 Februari 2026.

Trenggono menyertakan tangkapan layar foto Purbaya. Beserta narasi tulisan komentar Purbaya soal anggaran kapal yang sudah cair, namun industri dalam negeri belum menerima pesanan. Trenggono juga menyindir Purbaya agar mengecek kembali ke bawahannya sumber pendanaan tersebut. “Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah anda, benar enggak itu uang kapal sudah dikucurkan?” ucap Trenggono.

Pernyataan Trenggono itu merespons komentar Purbaya pada agenda diskusi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta Selasa, 10 Februari 2025.

Dalam diskusi dengan pengusaha itu, Purbaya menyoroti rendahnya penyerapan anggaran pemerintah untuk industri galangan kapal nasional, terutama pada program peremajaan kapal. Masih banyak kapal milik negara yang seharusnya dapat dipesan dari galangan domestik, namun justru tidak terserap.

Padahal, optimalisasi pesanan domestik sangat penting untuk mendongkrak daya saing global industri tersebut. “Ke depan, kalau masih mau industri kita maju, demand domestik harus diamankan. Presiden tadi bilang ada 2.491 kapal lebih dari 25 tahun umurnya. Itu kan pasti akan diganti,” ujar Purbaya seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Kamis, 11 Fabruari 2026.

Purbaya menyebut anggaran untuk pengadaan kapal sebenarnya telah disiapkan, namun belum memberikan dampak nyata bagi industri dalam negeri. “Kita mau dorong pertumbuhan ekonomi. Uangnya itu saya anggarin kok. Saya perlu uang keluar cepat awal tahun supaya ekonomi tumbuh makin cepat,” ucapnya.

Pada 20 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto mengklaim telah mendapat dukungan Inggris untuk membangun 1.500 kapal ikan. Kapal-kapal tersebut akan digunakan untuk meningkatkan ekonomi maritim di tanah air. Prabowo menyampaikan informasi tersebut setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London pada Selasa, 20 Januari 2026 waktu setempat.

“Di bidang maritim, mereka (Inggris) akan dukung rencana kita untuk membangun 1.500 kapal ikan,” kata Prabowo dalam siaran media sosial Sekretariat Presiden.

Hingga berita diturunkan, Kementerian Keuangan belum menanggapi pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono soal dana pembangunan kapal. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Demer Dukung Diversifikasi Energi Percepat Transisi CNG sebagai Alternatif LPG 3 Kg

3 Juli 2026 - 16:21 WIB

DPR RI Tagih Kejelasan Pemerintah Terkait Realisasi Investasi di KEK Pariwisata

2 Juli 2026 - 13:23 WIB

DPR RI Soroti Penguatan KPPU di RUU Anti-Monopoli: Jangan Jadi Macan Ompong

1 Juli 2026 - 10:40 WIB

Sufmi Dasco dan Mensesneg Terima Audiensi Guru Honorer, Bahas Pengangkatan ASN

1 Juli 2026 - 10:35 WIB

Sikapi Safari Politik Jokowi, Sekjen Golkar: Presidennya Pak Prabowo, Tenang Saja

29 Juni 2026 - 15:32 WIB

Konflik Kepentingan Terbuka: MataHukum Soroti Kegiatan PSI di Fasilitas Kemenhut

27 Juni 2026 - 18:30 WIB

Trending di Politik