Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 20 Sep 2024 10:43 WIB ·

Eksistensi KADIN Tidak Membanggakan


Eksistensi KADIN Tidak Membanggakan Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Persembahan menjelang akhir tahun 2024 dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) mengundang perhatian dan pertanyaan. Dalam situasi ini, banyak pihak mempertanyakan pemahaman dan penerapan aturan yang ada.

Pertanyaan muncul mengenai harapan dari KADIN ketika terjadi perbedaan tafsir terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam konteks Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Anindya Bakrie menyatakan bahwa Munaslub diperlukan karena ada desakan dari ketua KADIN provinsi, salah satunya Ketua KADIN Bangka Belitung, Thomas Jusman. Ia mengungkapkan bahwa tujuan Munaslub adalah untuk mewujudkan organisasi pengusaha yang netral sebagai mitra strategis pemerintah.

Salah satu isu yang diangkat adalah ketidaknetralan Arsjad Rasjid sebagai ketua tim sukses yang dianggap bersebrangan dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Meskipun penjelasan mengenai harmonisasi Arsjad Rasjid dengan tim transisi pemerintahan baru telah disampaikan secara terbuka, dukungan terhadap Anindya Bakrie masih rendah.

Dari 35 KADIN provinsi, Anindya hanya didukung oleh 14 provinsi, kurang dari 50 persen. Selain itu, dukungan terhadapnya juga hanya berasal dari 25 anggota luar biasa dari total 221 anggota, atau sekitar 12 persen.

Komposisi dukungan yang minim ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai adanya agenda tersembunyi atau kepentingan bisnis yang tidak sejalan dengan peta jalan Indonesia Emas.

Kami melakukan wawancara dengan seorang pengusaha yang pernah menjabat sebagai pengurus KADIN di tingkat kota. Saat ditanya tentang peristiwa ini, ia menjawab singkat, “Memalukan dan tidak membanggakan. Lebih baik kita ajak kawan-kawan keluar dari anggota KADIN.” (dahlan)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepala Satpol PP Dahlan : Pemkot Tangsel Berantas Barang Ilegal Lindungi Masyarakat

22 April 2026 - 12:37 WIB

Ka. Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Serahkan SK Kenaikan Pangkat kepada 21 ASN

22 April 2026 - 11:14 WIB

Soal Anggaran Pengadaan IT Rp 1,2 Triliun, kepala BGN Dadan Hidayan Pastikan Transparan

21 April 2026 - 16:57 WIB

Jalan Desa Puluhan Tahun Rusak, Kini Mulus Berkat Program Bang Andra

21 April 2026 - 12:21 WIB

Perketat Kawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran Pemkot Tangsel Gandeng Kejari

17 April 2026 - 12:04 WIB

Sekda Bambang : Pemkot Tangsel Borong BUMD Award 2026 Predikat Bintang 5

14 April 2026 - 16:54 WIB

Trending di Pemerintahan