Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 11 Mei 2026 16:30 WIB ·

Gandeng OJK Banten, Pemkot Tangsel Ingatkan Peran Ibu Rumah Tangga Perkuat Edukasi Keuangan Keluarga


Gandeng OJK Banten, Pemkot Tangsel Ingatkan Peran Ibu Rumah Tangga Perkuat Edukasi Keuangan Keluarga Perbesar

TANGSEL I Harian Merdeka

Dalam rangka memperingati Bulan Literasi Keuangan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten menggelar kegiatan kick off bulan literasi keuangan sebagai langkah nyata memperkuat pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang aman dan bertanggung jawab di Mall WTC Matahari, Serpong Utara, Minggu (10/05/2026).

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menyebut kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam upaya Pemkot Tangsel mendorong literasi keuangan hingga ke tingkat rumah tangga.

Berbeda dengan program sebelumnya, kick off kali ini secara khusus menyasar ibu rumah tangga sebagai ujung tombak pengelolaan keuangan keluarga.

“Program hari ini sesuatu yang baru karena langsung menyasar pengelola keuangan rumah tangga, yakni ibu rumah tangga. Harapannya, literasi keuangan bisa lebih mudah sampai kepada target yang tepat,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, Pemkot Tangsel telah menggalakkan literasi keuangan kepada masyarakat selama beberapa tahun terakhir melalui berbagai program bersama OJK. Namun, menurutnya, kegiatan kali ini memiliki pendekatan yang lebih spesifik karena menyentuh langsung pengelolaan keuangan keluarga.

Di hadapan para peserta, Bambang juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik keuangan ilegal. Ia menyoroti dua modus yang kerap merugikan masyarakat, yakni pinjaman online (pinjol) ilegal dan skema ponzi.

“Jika membutuhkan pinjaman, gunakan layanan perbankan resmi yang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK,” tegasnya.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari OJK serta sejumlah lembaga perbankan. Dengan sinergi tersebut, Bambang optimistis kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan literasi keuangan masyarakat Tangerang Selatan.

“Ini bukan hanya tentang peningkatan literasi, tetapi juga upaya pencegahan terhadap hal-hal negatif seperti pinjol ilegal maupun lembaga keuangan ilegal lainnya,” tutupnya.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menunggu Audit BPK, Proyek Pedestrian DSDABMBK Tangsel Dipertanyakan

26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Penerus Banten: Pansel Harus Cari Direksi BUMD Bersih dan Bebas Masalah Hukum

26 Juni 2026 - 10:51 WIB

Buka Peparpeda IX 2026, Andra Soni : Atlet Generasi Hebat dan Inspiratif.

25 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sambut Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Pimpin Program Bedah Rumah di Kota Serang

24 Juni 2026 - 10:32 WIB

Dorong Kemandirian Energi, Komisi VI DPR RI Kawal Program CNG di Bali

23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Usai Latsar CPNS, Kalapas Gunungsitoli Tegaskan ASN BerAKHLAK Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata

18 Juni 2026 - 09:44 WIB

Trending di Daerah