Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 5 Des 2025 11:27 WIB ·

Gibran Tenangkan Korban Banjir di Agam: “Warga Sumatera Tidak Sendiri”


Gibran Tenangkan Korban Banjir di Agam: “Warga Sumatera Tidak Sendiri” Perbesar

AGAM | Harian Merdeka

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi posko pengungsian korban banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wapres berupaya menenangkan para pengungsi yang tengah menghadapi dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Setibanya di lokasi, Gibran langsung menghampiri para korban yang berkumpul di tenda pengungsian. Ia menyampaikan duka cita sekaligus memastikan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat yang terdampak.

“Dari Bapak Presiden Prabowo, ini saya haturkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Saya mohon maaf sebelumnya. Bapak-Ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri,” ujar Gibran di hadapan para pengungsi.

Di tengah-tengah para korban, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto serta menegaskan bahwa pemerintah telah memerintahkan percepatan pemulihan pascabencana di seluruh wilayah terdampak. Dengan buku saku kecil di tangan, Gibran juga mencatat langsung keluhan dan kebutuhan warga.

Wapres memastikan distribusi logistik terus dipercepat melalui jalur darat, udara, dan laut. Pemerintah juga fokus memulihkan infrastruktur dasar yang mengalami kerusakan cukup berat.

“Perbaikan-perbaikan akses komunikasi, puskesmas, sekolah, jembatan, jalan, ini juga akan dipercepat agar arus bantuan logistik dan BBM bisa lancar kembali,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Agam mencatat 12.800 pengungsi akibat bencana yang melanda 16 kecamatan. Kondisi ini diperparah dengan rusaknya berbagai fasilitas umum serta terputusnya sejumlah jalur transportasi.

Bupati Agam Benni Warlis menuturkan bahwa daerahnya merupakan wilayah paling parah terdampak banjir bandang di Sumatera Barat. Hingga kini, sebanyak 169 korban ditemukan meninggal dunia, sementara 84 orang masih dilaporkan hilang. Selain itu, 15 ribu warga berada di posko pengungsian dan sekitar 20 ribu warga lainnya masih terisolasi.

“Infrastruktur kita, jalan, jembatan, sawah-sawah yang tertimbun, rumah, ada usaha penggilingan, kemudian juga jembatan, ini semua terbanyak terdampak di Kabupaten Agam,” ujar Benni.

Usai meninjau Agam, Wapres Gibran melanjutkan perjalanan ke Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebelum bertolak ke Aceh Singkil, Aceh, untuk memastikan penanganan bencana di tiga provinsi tersebut berlangsung maksimal.

“Hari ini kami mengunjungi tiga provinsi, tujuannya untuk mempercepat pemulihan. Jadi Bapak-Ibu tidak sendiri, kami akan terus turun ke lapangan,” tutup Gibran.(rhm/ant/hmi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Integrasikan Pengolahan Sampah, Pemkot dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan PSEL

14 Juli 2026 - 13:18 WIB

Wakil Ketua KATAR Kecamatan Benda Mendesak Kaunang “Tinjau Alun-alun”

9 Juli 2026 - 14:25 WIB

Pemkab Bogor Tertibkan 103 Bangunan Liar di Ciseeng, 92 Dibongkar Mandiri

9 Juli 2026 - 14:17 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL SALURKAN BANTUAN 35.000 MASKER UNTUK PENANGANAN KEBAKARAN TPA JATIWARINGIN

8 Juli 2026 - 12:59 WIB

Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

7 Juli 2026 - 16:22 WIB

Aktivis Desak Wali Kota Tangerang, “Copot” Jabatan Pelaku Maladministrasi Struk BBM Perjalanan Dinas.

6 Juli 2026 - 15:02 WIB

Trending di Daerah