JAKARTA | Harian Merdeka
Aktris Marshanda membagikan curahan hati tentang perjalanan hidupnya setelah 17 tahun mengidap gangguan bipolar. Melalui akun Instagram @marshanda99, ia mengungkap perasaan sedih dan tidak beruntung yang sempat ia rasakan, sekaligus kesadaran baru tentang pentingnya memahami diri secara jujur.
Marshanda mengaku sempat takut membagikan sisi rapuh tersebut ke publik. “Actually scared to post this vulnerable truth. But inspite of all achievements and empowerment I have shared openly to you all these years, I need my platform to also show realness,” tulisnya.
Ia menegaskan pentingnya bersikap transparan, baik saat merasa kuat maupun rapuh. “I want to always be transparent. Authentic. Show up when I am truly great, also when I truly feel defeated and small,” ujarnya.
Menurut Marshanda, proses penyembuhan tidak selalu berjalan mulus dan masih menyisakan rasa sedih serta luka. “I hope from this post you’ll know that healing is a journey where every once in a while, in it, you’d still feel sad and hurt,” ungkapnya.
Perempuan berusia 36 tahun itu menyatakan kini menerima diagnosis gangguan bipolar dan bertanggung jawab penuh atas kesehatan emosional, spiritual, dan fisiknya. “Now, I accept this defeat. I got diagnosed with mental health condition, it’s bipolar disorder. I take responsibility of my own emotional well being, spiritual and physical health,” tuturnya.
Meski hidup dengan bipolar, Marshanda menegaskan tetap ingin menjalani perannya sebagai ibu, seniman, dan penyembuh dengan sepenuh hati, sekaligus menjadi contoh bahwa keberanian juga hadir saat seseorang berani menghadapi luka dirinya sendiri. (kay)







