Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 29 Des 2025 14:57 WIB ·

Menteri ESDM: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Pasokan BBM dan LPG Saat Nataru


Menteri ESDM: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Pasokan BBM dan LPG Saat Nataru Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional berada dalam kondisi aman menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi, Senin pagi.

Bahlil menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan dari Direksi Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pasokan berbagai jenis BBM — termasuk Solar, gasoline RON 90, RON 92, dan Pertamax Turbo — saat ini berada di atas rata-rata normal dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Stok LPG nasional juga tercatat dalam kondisi stabil dan mencukupi selama periode libur panjang akhir tahun.

“Dengan kondisi stok tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG selama periode Nataru,” ujar Bahlil.

Terkait dengan wilayah yang terdampak bencana, khususnya di Aceh, Bahlil menyatakan bahwa pemerintah bersama Pertamina terus mengawal distribusi energi. Selama beberapa waktu terakhir, penyaluran BBM dan LPG ke daerah yang sempat terisolasi dilakukan bahkan melalui transportasi udara menggunakan helikopter dan pesawat untuk memastikan pasokan tetap tersedia.

Ia menjelaskan bahwa dalam tiga hingga empat hari terakhir, seiring membaiknya akses darat setelah gangguan infrastruktur, mobil tangki BBM dan LPG mulai dapat masuk ke wilayah seperti Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tengah secara bertahap. Sementara di Aceh Tamiang, dari tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sebelumnya belum sepenuhnya beroperasi, kini seluruhnya telah kembali melayani masyarakat secara normal.

Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada publik, Menteri ESDM juga meminta Pertamina Patra Niaga untuk mengoperasikan SPBU secara 24 jam di wilayah-wilayah terdampak, seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah bencana lain di Sumatera, guna menjamin akses energi bagi masyarakat selama periode libur.(Fj)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis