Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 19 Jan 2026 15:54 WIB ·

Pemerintah Siapkan Hunian Subsidi Terintegrasi di Meikarta


Pemerintah Siapkan Hunian Subsidi Terintegrasi di Meikarta Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mematangkan rencana pembangunan hunian vertikal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pemerintah menyiapkan sedikitnya 18 tower rumah susun (rusun) subsidi sebagai bagian dari percepatan penyediaan hunian layak di wilayah perkotaan dan penyangga kawasan industri.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, rencana pembangunan rusun tersebut berada di dua titik lokasi, yakni di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, dan Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Masing-masing lokasi memiliki luas lahan sekitar 10 hektare. Saat ini, Kementerian PKP bersama jajaran direktorat terkait telah melakukan survei lapangan untuk melengkapi data teknis pembangunan.

“Saya hari ini datang ke Meikarta, sesuai dengan apa yang kami sampaikan, kita akan membangun rumah susun subsidi di Meikarta. Hari ini saya bersama Dirjen dan staf melakukan survei dua titik, nanti datanya akan dilengkapi,” ujar Maruarar dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

Menurut Maruarar, Meikarta dipilih karena memiliki posisi strategis bagi pekerja, khususnya buruh industri. Jarak antara lokasi hunian dengan kawasan industri berkisar 2 hingga 2,5 kilometer, sehingga dinilai dapat menekan biaya dan waktu tempuh pekerja.

Meski berstatus hunian subsidi, Maruarar menegaskan kualitas lingkungan tetap menjadi prioritas. Pemerintah menargetkan proyek ini menjadi contoh pengembangan rusun MBR yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak huni dan memiliki fasilitas pendukung.

“Saya ingin rusun subsidi ini menjadi contoh yang baik bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan fasilitas yang layak. Kita berusaha mencari terobosan-terobosan,” tegasnya.

Untuk memastikan keberlanjutan kawasan hunian, Kementerian PKP saat ini juga memetakan akses rusun terhadap fasilitas publik utama, mulai dari tempat ibadah, sekolah, pasar atau pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit, termasuk ketersediaan akses transportasi.

Sebelumnya, Maruarar memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan Lippo Group dalam pembangunan rusun MBR di kawasan Meikarta. Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, konstruksi rusun subsidi tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun ini. (rhm)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PBHI Jakarta Apresiasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Karangan Bunga Gema Kosgoro untuk BGN: Dukung Prabowo Copot 3 Pejabat

3 Juni 2026 - 10:46 WIB

Sebut Pemerintah Dengar Aspirasi Publik, Sufmi Dasco Apresiasi Pergantian Kepala BGN

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Posisi Dadan Hindayana

3 Juni 2026 - 10:30 WIB

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Trending di Nasional