Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 29 Des 2025 16:20 WIB ·

Pengamat Ekonomi Sebut Capaian Pertamina Pengapalan Minyak 1 Juta Barel dari Aljazair Perkuat Ketahanan Energi


Pengamat Ekonomi Sebut Capaian Pertamina Pengapalan Minyak 1 Juta Barel dari Aljazair Perkuat Ketahanan Energi Perbesar

JAKARTA I Harian Merdeka

Pengamat Ekonomi Universitas Trisakti, Willy Arafah menilai bahwa capaian Pertamina dalam mengangkut 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair merupakan langkah krusial untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

” Ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mendiversifikasi sumber pasokan dan mengurangi ketergantungan, serta berkontribusi pada stabilitas pasokan energi domestik yang penting untuk pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat,” kata Willy kepada Harian Merdeka, Senin (29/12/2025).

Willy menjelaskan, hal ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dan mengutamakan pasokan lokal, yang esensial untuk stabilitas energi dan pertumbuhan ekonomi.

Willy menyebutkan, pengapalan minyak dari Aljazair menandakan langkah strategis pihak Pertamina dalam memperluas operasional internasional dan diversifikasi sumber energi.

” Yang penting untuk mengurangi ketergantungan dan memastikan pasokan yang stabil bagi kebutuhan domestik,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa perpanjangan kontrak kerja sama (PSC) di Blok 405A Aljazair dan pengapalan minyak ini sangat penting untuk kestabilan pasokan minyak mentah bagi industri kilang domestik, memastikan pasokan yang konsisten dan mengurangi risiko gangguan.

Selain itu, kata dia, kerja sama jangka panjang dengan Sonatrach di Aljazair memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain energi global dengan meningkatkan akses ke sumber daya, memperluas jaringan internasional, dan mendukung ketahanan energi nasional.

Momen pengapalan perdana 1 juta barel ini berkontribusi pada pengurangan ketergantungan impor minyak di masa depan. ” Karena diversifikasi sumber pasokan meningkatkan kemandirian energi nasional,” imbuhnya.

“Ini mencerminkan upaya pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi dan memaksimalkan produksi dalam negeri, dengan harapan memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung pertumbuhan industri lokal,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya spesifikasi solar yang beredar di masyarakat, baik di SPBU Pertamina maupun swasta, terdiri dari dua jenis utama: solar biasa untuk kendaraan diesel dan mesin industri, yang memiliki angka cetane tinggi dan kadar sulfur rendah, serta biodiesel (B20) yang merupakan campuran 20% biodiesel dan 80% solar, dirancang untuk mengurangi emisi dan mendukung keberlanjutan energi.

*Kedua jenis ini memenuhi kebutuhan kendaraan dan mesin dengan efisiensi tinggi serta mematuhi regulasi lingkungan,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, PT Pertamina Internasional EP (PIEP), bagian dari Pertamina Hulu Energi Subholding Upstream, melakukan pengapalan perdana minyak mentah sebanyak 1 juta barel dari Port Arzew, Oran, Aljazair, menuju Indonesia pada 24 Desember 2025.

Pengapalan tersebut merupakan produksi pertama setelah perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) Blok 405A yang menjamin keberlanjutan operasi perusahaan selama 25 tahun ke depan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi semangat “Bring the Barrel Home” untuk memperkuat ketahanan energi nasional.(Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis