TANGSEL | Harian Merdeka
Polemik rencana penutupan Jalan Raya Serpong-Parung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendapat tanggapan langsung dari Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.
Pilar mengaakan, perlunya komunikasi terbuka dan kerja sama antarlembaga agar persoalan ini tidak menimbulkan ketegangan di lapangan.
Pilar menegaskan bahwa persoalan akses jalan tersebut harus dibahas melalui dialog dengan kepala dingin, demi kepentingan masyarakat yang harus menjadi prioritas.
“Komunikasi harus tetap dibangun dengan BRIN.Prinsipnya kita harus duduk bersama.Jangan sampai antara pemerintah dan instansi pemerintah itu gontok-gontokan. Kita duduk bersama karena ini untuk kepentingan masyarakat,” kata Pilar, Kamis (4/12/2025).
Pilar menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel telah membangun komunikasi intens dengan B” ” Kp” untuk mencari titik temu.
Selain itu, Pilar berharap pimpina BRIN bisa membawa kebijakan yang lebih terbuka dan kolaboratif sehingga penyelesaian polemik akses jalan bisa dipercepat.
“Mudah-mudahan Pak Kepala BRIN punya kebijakan yang lebih baik dan bisa diakselerasu dengan Pemkot,” bebernya.
Sementara itu, terkait penerbitan yang dilakukan di kawasan tersebut. Dia menjelaskan bahwa prosesnya masih berjalan dan turut dipantau oleh Satpol PP Tangsel.
Ia juga meminta masyarakat untuk menunggu perkembangan sambil pemerintah menyiapkan langkah persuasif.
” Soal penertiban dan lainnya itu masih berjalan melalui Satpol PP.Kita tunggu saja prosesnya,” ungkapnya.
Terkait adanya aspirasi warga yang meminta adanya pemasangan artefak di area yang polemik. Wakil Wali Kota Tangsel ini menyebutkan hal tersebut masih menjadi bagian dari tuntutan masyarakat yang harus dibahas bersama.
” Ya itu jadi salah satunya.Itu tuntutan masyarakat yang harus kita sama-sama support,” ucapnya.
Menurut dia, Pemkot Tangsel siap menjadi fasilitator dialog antara warga dan BRIN untuk mencari solusi yang tidak merugikan publik.
” Kita mau semuanya duduk bersama, mencari solusinya.BRIN hadir di Tangsel juga untuk kepentingan masyarakat.Jadi penting bagi kita menjaga sinergi,” imbuhnya. (Agus Irawan).







