Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 8 Nov 2025 08:00 WIB ·

Polres Jaksel Dukung Kel. Pondok Labu jadi Kampung Tangguh Antinarkoba


Polres Jaksel Dukung Kel. Pondok Labu jadi Kampung Tangguh Antinarkoba Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Sebagai salah satu sinergi antara polisi dan masyarakat, Polres Metro Jakarta Selatan (Polres Jaksel) mendukung Kelurahan Pondok Labu, Cilandak untuk menjadi kampung tangguh antinarkoba.

“Karena kita tahu bahwa narkoba itu adalah musuh bersama,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly di Pondok Labu Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Nicolas mengatakan, pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Polri berhasil memberantas atau menangani narkoba sebanyak 214 ton.

Maka itu, penting peran masyarakat sebagai wujud nyata untuk membantu polisi memberantas narkoba di lingkungan masing-masing.

“Kami sangat berharap ada kolaborasi di antara pihak Polres Metro Jaksel dengan warga Pondok Labu ini khususnya intervensi berbasis masyarakat (IBM) dan juga relawan antinarkoba,” ucapnya.

Ditekankan, tugas pokok Polri yakni upaya preemtif, preventif, dan represif. Preemtif yaitu menyentuh hati warga untuk memberikan kesadaran dampak negatif penyalahgunaan narkoba yang akan merusak lingkungan dan juga pribadi para pelaku narkoba itu sendiri.

Kemudian, upaya preventif yakni melalui sosialisasi kampanye-kampanye antinarkoba melalui masyarakat yg tergabung dalam kelompok relawan seperti IBM.

“Lalu, tindakan represif itu upaya pemberantasan, penegakan hukum terhadap penyalahgunaan itu sendiri,” ucapnya.

Ke depannya, Polres Metro Jakarta Selatan akan terus melakukan patroli dan sosialisasi terkait pencegahan penggunaan narkoba di wilayah itu.

Kampung tangguh antinarkoba di Pondok Labu, Jakarta Selatan telah berdiri sejak 2022 dengan dipelopori kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan narkoba.

BNN RI mencatat Jakarta menjadi titik episentrum peredaran gelap narkoba dengan tingkat prevalensi penyalahguna mencapai 3,3 persen atau setara dengan 132 ribu jiwa hingga awal 2025.

Berdasarkan data dan pemetaan yang dilakukan, terdapat 112 kawasan rawan narkoba di Provinsi DKI Jakarta.

Sebagai bentuk penanganan, BNN Provinsi menyampaikan saat ini terdapat empat klinik yang diketahui telah memberikan layanan rehabilitasi kepada 1.150 penyalahguna di DKI Jakarta.

Kemiskinan dimanfaatkan oleh para bandar untuk membentuk patron-patron sosial baru.(jr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantah Halangi Wartawan, Oknum Guru di Nias : Saya Justru Ditekan

17 April 2026 - 12:08 WIB

Dampingi Pemkot Tangsel , Kejari Berharap Cegah Pengelolaan Penyimpangan Anggaran

17 April 2026 - 12:06 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Tahan Ketua Ombudsman Hery Susanto

17 April 2026 - 12:02 WIB

MataHukum: KPK Segera Periksa Menag Terkait Karpet Merah Tender Rp121 M

16 April 2026 - 12:18 WIB

UI Serahkan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual ke Satgas, 16 Mahasiswa Diperiksa

15 April 2026 - 13:58 WIB

Desakan MataHukum: Segera Terbitkan Keppres Wakil Jaksa Agung RI

14 April 2026 - 14:13 WIB

Trending di Hukum