Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 18 Sep 2025 10:48 WIB ·

PPI Dunia Desak Perlindungan Diaspora Indonesia


PPI Dunia Desak Perlindungan Diaspora Indonesia Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia kembali melaksanakan Simposium Internasional (SI PPI Dunia) ke-17 yang dilaksanakan pada 9-12 September 2025 di Bursa, Turki.

Kegiatan tahunan ini bukan hanya ajang diskusi intelektual diaspora pelajar Indonesia di seluruh dunia, tetapi juga wadah penyampaian aspirasi diaspora pelajar Indonesia kepada pemerintah Indonesia yang tahun ini diwujudkan melalui Deklarasi Turki.

Simposium Internasional (SI) PPI Dunia merupakan agenda tahunan tetap yang dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran diaspora pelajar Indonesia terhadap isu-isu global yang relevan dengan tanah air serta mendorong kerja sama internasional dalam bidang bisnis, pendidikan, dan berbagai sektor lainnya. Selain itu, menjadi momentum regenerasi kepemimpinan Koordinator PPI Dunia.

Simposium ini dihadiri oleh pelajar Indonesia dari seluruh dunia, akademisi, praktisi, pengusaha, pejabat pemerintah di Indonesia, maupun di Turki. Sehingga forum ini bukan hanya dapat mempererat hubungan antar perhimpunan pelajar Indonesia di 66 negara, tetapi juga dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari. Isi simposium meliputi beberapa kegiatan utama seperti konferensi internasional, sidang komisi, berbagai seminar, pameran (expo), diskusi terkait isu-isu aktual, pertukaran budaya, Gala Dinner hingga jalan-jalan keliling kota Bursa.

Forum ini tak sekadar berisi kegiatan intelektual, diplomasi dan budaya, namun juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi pelajar diaspora melalui kesepakatan perjanjian bersama antar seluruh ketua PPI negara di seluruh dunia yang tercantum di dalam Deklarasi Turki.

Sebuah kesepakatan diaspora pelajar Indonesia yang dimuat dalam “Asta Asa Pelajar Diaspora Indonesia”, yang berisi delapan aspirasi utama, termasuk tentang desakan seluruh diaspora pelajar Indonesia tentang perlindungan pelajar di mancanegara.

“PPI Dunia mendorong pengesahan segera Undang-Undang Perlindungan Pelajar Indonesia di Luar Negeri, serta penguatan perlindungan hukum, sosial, dan konsuler bagi pekerja migran Indonesia. Perlindungan yang komprehensif merupakan prasyarat agar pelajar serta pekerja migran dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan bermartabat.” tegas PPI Dunia dalam surat Deklarasi Turki (10/9).

Selain isu perlindungan diaspora pelajar, Deklarasi Turki juga menyoroti berbagai isu strategis lain, yaitu tentang pendidikan sebagai barang publik dan misi strategis, reformasi dan transparansi sistem pengupahan dan insentif pejabat publik, demokrasi deliberatif, supremasi sipil dan pemberantasan korupsi, partisipasi diaspora dalam pembangunan nasional, pemanfaatan sumber daya alam, demokrasi ekonomi, perubahan iklim, keadilan lingkungan dan solidaritas internasional.

Dengan terselenggaranya Simposium Internasional PPI Dunia ke-17 ini, PPI Dunia menegaskan komitmennya sebagai wadah kolaborasi dan advokasi diaspora pelajar Indonesia di seluruh dunia. Melalui Deklarasi Turki, suara pelajar Indonesia di mancanegara diharapkan dapat menjadi pertimbangan strategis bagi pembuat kebijakan di tanah air. PPI Dunia percaya bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelajar akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan.(RW)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Gembrong Sukasari Jadi Destinasi Wisata Belanja dan Edukasi Siswa SD

30 April 2026 - 15:56 WIB

DSI Pamerkan 300 Drone di PPI Curug, Inspirasi Baru Taruna Aviasi

16 April 2026 - 12:07 WIB

Gelar Program Expert Goes to School, Diskominfo Tangsel Bikin Siswa SMKN 6 Tangsel Siap Hadapi Dunia Digital,

16 April 2026 - 11:51 WIB

Kasek dan Guru SMKN 1 Idanogawo Diperiksa Cabdis Terkait Dugaan Pungli

12 April 2026 - 21:35 WIB

Disebut Kendalikan Pungli Tunjangan Guru di Kepulauan Nias, Siapa Oknum Guru ASN Bermarga Barus?

8 April 2026 - 11:14 WIB

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMKN 1 Idanogawo, DPRD Sumut Minta Pelaku Diproses Hukum

5 April 2026 - 21:42 WIB

Trending di Pendidikan