JAKARTA | Harian Merdeka
Artis Sarwendah menyerahkan sejumlah bukti ke Polda Metro Jaya terkait status dua putrinya sebagai anak kandung Ruben Onsu. Bukti tersebut diserahkan usai Sarwendah menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.
Kasus ini bermula dari laporan Ruben Onsu terhadap sebuah akun TikTok bernama vina.run. Akun tersebut mengunggah konten yang dinilai menyudutkan Sarwendah, Ruben Onsu, serta putri mereka, Thalia Putri Onsu. Dalam unggahannya, akun itu membuat narasi seolah Sarwendah mengakui bahwa anak sulungnya bukan merupakan anak kandung Ruben Onsu, melainkan anak dari pria lain.
Narasi tersebut memicu kemarahan Sarwendah dan Ruben Onsu. Merasa dirugikan secara pribadi dan keluarga, Ruben kemudian melaporkan akun tersebut ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.
Sarwendah hadir memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi korban dan menjalani pemeriksaan dengan total 16 pertanyaan. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan dokumen pendukung berupa akta kelahiran serta dokumen program bayi tabung.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan dokumen tersebut diserahkan untuk menegaskan status anak kliennya.
“Jadi kami serahkan bukti-bukti bahwa anak tersebut memang benar anak dari klien kami,” ujar Chris di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).
Chris menegaskan, konten yang diunggah akun vina.run mengandung unsur fitnah karena menyebarkan tudingan yang tidak benar terkait status anak Sarwendah dan Ruben Onsu.
“Di sana jelas ada unsur memfitnah. Mereka menyebut bukan anak klien kami. Klien kami juga sangat bingung dengan tudingan tersebut,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Sarwendah kerap menjadi sasaran serangan dari sejumlah akun media sosial. Pihaknya kini tengah menelusuri kemungkinan adanya pihak tertentu yang berada di balik rangkaian serangan tersebut.
“Klien kami merasa ada pihak yang terus-menerus menyerang. Kami akan hadapi pelan-pelan sampai jelas siapa pelaku sebenarnya,” ujarnya.
Terkait perkembangan perkara, Chris menyebut proses hukum berjalan cukup baik. Pemilik akun vina.run juga telah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik.
“Progresnya cukup baik. Akunnya sudah diperiksa, dan selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik,” ucapnya.
Di akhir, Sarwendah mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan konten yang mengandung fitnah maupun pencemaran nama baik. (kay)







