JAKARTA | Harian Merdeka
Konten kreator kecantikan Tasya Farasya menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya di media sosial memicu perbincangan luas terkait format konten “Halo Kakak” yang berisi ulasan produk perawatan kulit.
Sebelumnya, melalui akun Threads miliknya pada Februari 2026, Tasya mengaku pernah mendapat tawaran berbayar untuk terlibat dalam konsep konten yang menampilkan permintaan spontan kepada kreator untuk membagikan produk skincare yang digunakan. Ia menyebut menolak tawaran tersebut.
Unggahan itu kemudian ramai diperbincangkan warganet. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan transparansi di balik konten ulasan produk, sementara yang lain menilai polemik tersebut perlu disikapi secara proporsional.
Di tengah perbincangan tersebut, kreator konten “Halo Kakak”, Bunga Sartika, menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui akun TikTok pribadinya. Ia mengakui ada penyampaian konten yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pihak dan menyatakan bertanggung jawab atas dampak yang terjadi. Bunga juga mengumumkan keputusan untuk mundur sebagai host konten tersebut.
Menanggapi berkembangnya situasi, Tasya kembali menyampaikan pernyataan pada Senin (2/3/2026). Ia meminta maaf apabila ucapannya dianggap menyinggung pihak tertentu dan mengakui penyampaiannya kurang bijak.
Tasya menegaskan tidak memiliki niat memperbesar persoalan maupun merugikan sesama kreator. Ia juga menyatakan tetap berkomitmen pada prinsip transparansi dalam kerja sama promosi produk.
Polemik ini memunculkan diskusi di ruang publik mengenai praktik endorsement dan keterbukaan informasi dalam industri konten digital. Hingga kini, belum ada pernyataan lebih lanjut terkait kelanjutan format konten “Halo Kakak”.







