Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 18 Nov 2025 14:37 WIB ·

Wali Kota Tangsel Benyamin Minta OPD Tuntaskan Tiga Laporan Sebelum Akhir Tahun 2025


Wali Kota Tangsel Benyamin Minta OPD Tuntaskan Tiga Laporan Sebelum Akhir Tahun 2025 Perbesar

TANGSEL | Harian Merdeka

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menuntaskan tiga laporan utama.

” Pertama, Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah untuk masyarakat dan akan di unggah di website resmi. Kedua, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD.Ketiga LPPD kepada DPRD.Ketiga, LPPD yang disampaikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur,” bebernya.

Benyamin menegaskan bahwa laporan tersebut memuat hasil pelaksanaan program selama satu tahun anggaran,termasuk capaian, kendala, pendapatan, hingga belanja daerah.

Dia membeberkan kondisi serapan anggaran Pemkot Tangsel.

“Pendapatan kita sudah 75 persen, sedangkan belanja daerah berada di angka 65 persen. Memang tidak mungkin serapan 100 persen karena ada mekanisme kontraktual. Misalnya nilai bangunan 1 miliar, ditawar 950 juta, maka sisa 50 juta menjadi SILPA,” tuturnya.

Namun demikian, Benyamin menargetkan serapan anggaran tahun 2025 setidaknya menyamain capaian tahun sebelumnya.

“Tahun lalu serapan kita 96 persen, dan tahun ini minimal harus sama.Saya masih ingin lihat lebih detail kenapa baru 65 persen.Akan kita dorong terus,” ucapnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan, bahwa waktu pencairan APBD semakin sempit.

” Pencairan APBD hanya sampai 31 Desember pukul 24 : 00 WIB.Tidak boleh lengah, harus dikejar,” pungkasnya.

Menurut dia, alasan salah satu penyebab serapan masih rendah adalah tagihan dari pihak ketiga yang belum masuk.

” Banyak pekerjaan kontraktual yang termin ketiganya belum ditagihkan.Sekarang pekerjaan fisik baru banyak berjalan, memang waktunya saat ini,” bebernya.

Diketahui, Pemkot mencatat dana uang muka 20 persen sebenarnya telah tersedia, namun hanya sekitar 20 persen kontraktor yang mengambilnya.

” Tidak apa-apa, asalkan jangan lewat 31 Desember.Bank Tutup dan tidak bisa diproses,” ujarnya.(Agus Irawan).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Rekrut Anak Jadi Sopir, Kadishub Kota Gunungsitoli Diduga Langgar Edaran Wali Kota

16 April 2026 - 11:56 WIB

Kritik Relokasi Pasar Bogor, PEMNAS: Walikota Jangan Asal Pindah Barang

14 April 2026 - 14:00 WIB

Rakortekrenbang Sumut 2026 Digelar di Gunungsitoli, Bahas Sinkronisasi RKPD 2027

13 April 2026 - 18:07 WIB

Bupati Tangerang dan Wamen UMKM Dorong Peningkatan Layanan dan Sinergi pada Peringatan HUT Perumdam TKR

13 April 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah