Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 10 Okt 2024 13:37 WIB ·

Warga Bogor Padati Gerakan Pangan Murah


Warga Bogor Padati Gerakan Pangan Murah Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah Kabupaten Bogor,  menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Nanggewer, Cibinong. Ini dilakukan dalam upaya mengendalikan angka inflasi daerah.

“Kita pastikan melalui GPM harga yang diberikan lebih murah sehingga masyarakat bisa terlayani dan kebutuhan bahan pokok masyarakat bisa terpenuhi, ada sedikitnya 20 komoditas yang tersedia di GPM ini,” ujar Pj Bupati Bogor Bachril Bakri saat membuka GPM di Bogor, dikutip antaranews, Rabu.

Ia menyebutkan, GPM menawarkan sejumlah komoditas dengan harga dibawah pasaran, seperti beras medium sebanyak 2.300 kg, minyak goreng sebanyak 1.000 liter, gula pasir 740 kg, telur ayam ras sebanyak 600 kg, daging sapi sebanyak 100 kg.

Kemudian daging ayam berjumlah 100 kg, bawang merah sebanyak 50 kg, bawang putih berjumlah 50 kg, cabai merah keriting sebanyak 30 kg dan cabai rawit merah sebanyak 30 kg.

Bachril menyebutkan, pengendalian inflasi ini menjadi kebijakan nasional yang fokus dan gencar dilakukan mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota se-Indonesia.

Karena, berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo, semua kepala daerah se-Indonesia berkewajiban memantau perkembangan harga komoditas harga pangan setiap minggunya yang dipimpin langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual.

“Hari ini selain melaksanakan kegiatan GPM bagi masyarakat, kami juga mengecek perkembangan harga komoditas pangan,” kata Bachril.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Bambam Seti Aji menerangkan, penyelenggaraan GPM ini yaitu yang ke-37 kalinya dari target 40 kali selama 2024.

Menurut dia, komoditas kebutuhan pokok menjadi penyumbang inflasi, sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan berupa subsidi Rp2.000 per kilogram dalam bentuk fasilitas distribusinya.

“Sehingga harga jual produk yang tersedia di GPM menjadi lebih murah dibanding harga pasar. Kami harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna memudahkan masyarakat Kabupaten Bogor mendapatkan produk pangan murah, berkualitas baik,” tambahnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pakar Ekonomi : UMKM Harus Siap Bersaing di era Ekonomi Digital Hadapi Persaing Poduk luar

19 Juni 2026 - 16:48 WIB

Saham PSKT Respons Positif Penunjukan Eka Sastra Sebagai Dirut

19 Juni 2026 - 14:58 WIB

Arif Rahman: Kadin Bukan Sekadar Wadah, Harus Jadi Penggerak Ekonomi

19 Juni 2026 - 14:54 WIB

Pemkot Bontang dan Pupuk Kaltim Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Pekerja Konstruksi

18 Juni 2026 - 10:02 WIB

Usai Latsar CPNS, Kalapas Gunungsitoli Tegaskan ASN BerAKHLAK Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata

18 Juni 2026 - 09:44 WIB

Amankan Aset Umat, Menteri ATR Bagikan 243 Sertipikat Wakaf Di Jateng

17 Juni 2026 - 15:45 WIB

Trending di Pemerintahan