Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 17 Okt 2024 13:27 WIB ·

PDIP Solid Dukung Prabowo-Gibran


PDIP Solid Dukung Prabowo-Gibran Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

“Ya bagus kami apresiasi bahwa siap untuk membangun Indonesia ke depan dengan baik,”

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya merapat untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Kepastian itu disampaikan langsung Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat menanggapi pernyataan Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryano (Bambang Pacul) yang menyebut adanya perpecahan di internal partai terkait wacana bergabungnya PDIP ke koalisi Prabowo-Gibran.

“PDI Perjuangan solid,” ucap Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip inilah com, Rabu (16/10).

Puan menjelaskan, kata solid di sini yakni satu sikap mendukung pemerintahan yang akan dilantik pada 20 Oktober mendatang. “Kita solid mendukung pemerintahan yang akan datang dalam membangun Indonesia ke depan,” ujarnya.

Sisi lainnya, Puan turut mengapresiasi persiapan presiden terpilih Prabowo yang tengah mengadakan pembekalan terhadap calon menteri dan wakil menteri di kabinet Indonesia terbaru. “Ya bagus kami apresiasi bahwa siap untuk membangun Indonesia ke depan dengan baik,” ujar Puan.

Sebagai informasi, Ketua  DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengungkapkan adanya perbedaan pendapat di internal PDIP soal bergabung atau tidak di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Yang berkembang, itu kan, namanya pendapat kan berbeda-beda yang berkembang di antara kawan-kawan itu,” ujar Bambang di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10).

Bambang mengatakan ada tiga pendapat yang mengemuka di internal PDIP. Hal itulah yang membuat belum adanya kader PDIP yang dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara IV, Jakarta Selatan.

Pertama, ada yang ingin segera masuk kabinet Prabowo. Kedua, ada yang ingin bergabung ke kabinet Prabowo, tetapi tidak sekarang. Terakhir, ada yang berpendapat PDIP tak perlu masuk kabinet Prabowo. Tiga kluster itu yang ada di internal PDIP.

Pihaknya juga merespons terkait kedatangan mantan Seskab, Pramono Anung, ke kediaman Prabowo Subianto di tengah pemanggilan calon menteri-wakil menteri.

“Di kawan-kawan pada diskusi. Kan gitu loh. Loh, kalau dikau tanya kok sampai hari ini belum ada? Yang kemarin kok belum ada kader PDIP yang dipanggil ke Kertanegara? Ya memang belum,” tutur Pacul.

“Tetapi kan hari ini kan juga masih ada. Kita juga ngerti, mari kita amati bersama. Siapa tahu Bambang Pacul nanti dipanggil. Nah tuh, makanya (soal Pramono hadir ke Kertanegara). Ah udah monggo nanti dilihat. Oh di internal, internal begitu (dinamikanya),” sambungnya.

Terkait kehadiran Pramono bertemu dengan Prabowo, juru bicara PDIP, Chico Hakim, mengatakan Pramono menyampaikan pesan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Chico menyebut Pramono merupakan sosok yang bisa diterima oleh pihak mana pun, termasuk Prabowo.

“Mas Pram bertemu dengan Bapak Prabowo Subianto semata-mata sebagai pembawa pesan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Chico kepada wartawan, Selasa (15/10).

Chico menyebutkan Pramono adalah komunikator yang baik. Menurut dia, Pramono akan tetap berjuang untuk memenangi Pilkada Jakarta, bukan untuk sebagai calon menteri. “Ini membuktikan bahwa benar Mas Pram adalah orang yang selalu diterima semua pihak dalam tataran politik atas dan sebagai komunikator yang baik,” tutur Chico.(jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Pertemuan Berbayar BEM Mencuat, Matahukum Desak Wapres Gibran Buka Suara

24 Juni 2026 - 14:16 WIB

Isu Awasi Gibran Mencuat, Gerindra: Gosip Tak Benar dan Adu Domba

24 Juni 2026 - 10:36 WIB

Megawati Soekarnoputri Gelar Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Sinta Nuriyah hingga Romo Magnis Hadir

24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekjen Golkar Bantah Deddy Sitorus: Koalisi Pemerintah Solid, Tak Ada Keretakan

23 Juni 2026 - 13:52 WIB

Arif Rahman Kawal Program BSPS: Rumah Layak Hak Setiap Warga Pandeglang-Lebak

23 Juni 2026 - 09:46 WIB

Sentilan Menohok Irma Chaniago: PDIP Sangat Bagus Jika Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

23 Juni 2026 - 09:44 WIB

Trending di Politik