JAKARTA | Harian Merdeka
Vika Chu kembali memperluas ruang kreatifnya. Setelah menekuni dunia model, akting, dan tarik suara, perempuan yang dikenal lewat sejumlah proyek hiburan itu kini menjajal peruntungan di balik DJ booth. Langkah ini menjadi babak baru dalam perjalanan seninya yang sejak lama bersentuhan dengan musik.
Ketertarikan Vika Chu pada dunia DJ bukan muncul secara tiba-tiba. Ia mengaku telah mengenal dan mempelajari perangkat DJ sejak 2022, jauh sebelum tampil secara profesional di kelab malam. Awalnya, aktivitas tersebut dilakukan secara santai di rumah, termasuk melalui siaran langsung di media sosial.
“Musik memang sudah menjadi bagian dari hidup saya sejak kecil. Saya mulai tampil di kelab pada Desember 2025, setelah sebelumnya sekitar tiga bulan hanya live di TikTok dari rumah. Alat DJ sudah saya pegang sejak 2022, awalnya sekadar iseng, tetapi ternyata semakin tertarik,” ujar Vika Chu, Kamis malam (18/12/2025).
Kedekatannya dengan musik elektronik juga dipengaruhi kebiasaan berinteraksi dengan lingkungan pertemanan yang akrab dengan dunia kelab malam. Ia mengaku kerap menghabiskan waktu menikmati pertunjukan DJ, yang kemudian memicu keinginan untuk terlibat lebih jauh secara profesional.
“Hampir setiap minggu saya berkumpul dengan teman-teman di kelab dan menikmati musik DJ. Dari situ, ketertarikan itu semakin kuat,” katanya.
Memasuki dunia DJ yang dikenal memiliki persaingan cukup ketat, terutama di kalangan perempuan, Vika Chu memilih bersikap realistis dan fokus pada pengembangan diri. Ia tidak ingin terjebak pada perbandingan dengan DJ lain, melainkan menekankan konsistensi dan proses belajar.
Pendekatan tersebut mulai menunjukkan hasil. Sejumlah tawaran tampil di berbagai tempat hiburan datang seiring dengan debutnya sebagai DJ. “Saya tidak terlalu memikirkan yang lain, hanya fokus pada diri sendiri. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai banyak tawaran,” ujarnya.
Dalam membangun identitas sebagai DJ, Vika Chu menegaskan tetap ingin menjaga karakter personal yang selama ini melekat padanya. Ia menempatkan citra diri sebagai bagian dari ekspresi seni, tanpa mengesampingkan batasan dan nilai yang diyakini.
“Soal penampilan, saya ingin tetap menjadi diri sendiri. Seksi, tapi tidak vulgar. Untuk musik, saya fleksibel dan terbuka dengan berbagai genre,” tuturnya.
Ke depan, Vika Chu telah memiliki sejumlah target dalam perjalanan karier barunya. Salah satunya adalah keinginan untuk berbagi panggung dengan DJ yang ia kagumi. “Saya ingin sekali tampil bersama DJ Panda. Saya suka gaya permainannya,” kata Vika Chu menutup perbincangan.(Fj)







