Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 27 Des 2025 22:36 WIB ·

DPR Ingatkan Pemerintah Siaga Dini Bibit Siklon 96S, BMKG: Dampak Cuaca Ekstrem Perlu Diantisipasi


DPR Ingatkan Pemerintah Siaga Dini Bibit Siklon 96S, BMKG: Dampak Cuaca Ekstrem Perlu Diantisipasi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menyusul terdeteksinya bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpotensi memicu cuaca ekstrem. Informasi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai peringatan dini bagi pemerintah dan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menilai laporan BMKG tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terukur. “Saya melihat laporan BMKG mengenai Bibit Siklon 96S ini sebagai peringatan dini (early warning) yang harus segera direspons dengan mitigasi struktural maupun non-struktural baik oleh pemerintah maupun masyarakat,” kata Huda kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Huda menyebut meskipun potensi bibit siklon 96S berkembang menjadi siklon tropis penuh masih rendah dalam 72 jam ke depan, dampak ikutan berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dinilai nyata dan mengancam. Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat melalui BNPB, BMKG, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat koordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi bencana.

Selain pemerintah pusat, Huda menekankan peran pemerintah daerah sebagai ujung tombak penanganan bencana. Ia meminta kepala daerah mengaktifkan pusat pengendalian operasi BPBD, melakukan pemantauan pergerakan bibit siklon secara real time, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang dan tanah longsor.

“Kami mendorong pemerintah daerah terus melakukan simulasi penanganan bencana, termasuk simulasi evakuasi warga terdampak,” ujarnya.

Huda juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam meminimalkan risiko korban jiwa. Ia mengimbau warga menyiapkan tas siaga bencana, memantau informasi resmi dari lembaga berwenang, serta menghindari wilayah rawan seperti pesisir, bantaran sungai, dan lereng perbukitan.

Sebelumnya, BMKG melaporkan bibit siklon tropis 96S terdeteksi pada Kamis (25/12/2025) dini hari di Samudra Hindia selatan NTB dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1003 hPa. BMKG memprediksi sistem ini akan tetap persisten dan mengalami peningkatan kecepatan angin hingga 20 knot dalam 24–48 jam ke depan, meskipun peluang berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan masih tergolong rendah.

BMKG juga mengingatkan potensi dampak cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat di wilayah NTB dan NTT, angin kencang di pesisir selatan Bali hingga NTT, serta gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.(Fj)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadisdik Aceh Kembali Sebut yang Marah atas Videonya sebagai Terduga Pelaku

23 Mei 2026 - 12:37 WIB

Demer DPR RI Dorong KEK Bali Utara dan Barat Ditumbuhkan

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Denny JA: Prabowo Sedang Letakkan Fondasi Indonesia Baru

22 Mei 2026 - 14:09 WIB

Surya Paloh Soroti Pidato Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Kunci Penguatan Ekonomi

21 Mei 2026 - 14:36 WIB

Sufmi Dasco: Ucapan Terima Kasih Prabowo ke PDIP Adalah Penghargaan Jujur

21 Mei 2026 - 14:33 WIB

Presiden Minta Purbaya Mengganti Dirjen Bea Cukai Apabila ?

21 Mei 2026 - 14:30 WIB

Trending di Politik