Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kriminal · 22 Jun 2026 11:11 WIB ·

Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi, Ketua Komisi III DPR Minta Tindak Tegas


Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi, Ketua Komisi III DPR Minta Tindak Tegas Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengecam keras kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Habiburokhman menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan keji yang tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran berat terhadap nilai kemanusiaan maupun hukum.

Ia menegaskan, aparat kepolisian harus segera bergerak menangkap pelaku berinisial TH dan memastikan proses hukum berjalan secara tegas.

“Saya mengecam keras tindakan penyekapan dan penyiksaan ini. Ini perbuatan yang tidak bisa ditoleransi,” kata Habiburokhman, Senin, 22 JUni 2026.

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut serta memberikan tindakan tegas apabila pelaku melakukan perlawanan saat penangkapan.

“Polisi harus segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini. Jika melawan, lakukan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.

Sementara itu, korban YTR ditemukan dalam kondisi luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Korban dilaporkan mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, kaki, serta mengalami gangguan berbicara dan mobilitas.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kehilangan YTR yang tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun, sebelum akhirnya mendapat informasi bahwa korban berada di rumah sakit.

Kakak korban, Melanie Silviani, mengatakan kondisi korban masih memerlukan penanganan lanjutan akibat infeksi pada luka yang dialami.

“Masih ada infeksi di bagian kepala, jadi saat ini masih dilakukan pembersihan luka terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, tindakan operasi lanjutan baru akan dilakukan setelah kondisi infeksi membaik.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, membenarkan laporan tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga menyekap dan menganiaya korban selama bertahun-tahun. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Nias, Diduga Lansia yang Hilang Sejak Desember 2025

18 Juni 2026 - 10:06 WIB

Polsek Curug Ungkap Kasus Kepemilikan Sajam, Dua Pelaku Diamankan

2 Juni 2026 - 11:55 WIB

Bareskrim Polri Musnahkan Bawang Ilegal Lewat Jalur Tikus di Perbatasan Malaysia

22 Mei 2026 - 15:53 WIB

Respon Cepat Polsek Pamulang, Amankan 3 Pelaku Pengeroyokan Security di Gaplek

21 Mei 2026 - 13:12 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Tangsel Amankan 6 Remaja di Pakujaya, Diduga Akan Tawuran

21 Mei 2026 - 13:05 WIB

Trending di Kriminal