Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kriminal · 24 Jun 2026 10:24 WIB ·

Misteri Tewasnya Siswi SMK di Alasa Talumuzoi 53 Saksi Diperiksa, Penyidik Tunggu Hasil Labfor Medan


Misteri Tewasnya Siswi SMK di Alasa Talumuzoi 53 Saksi Diperiksa, Penyidik Tunggu Hasil Labfor Medan Perbesar

GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka

Polres Nias terus mengintensifkan penyelidikan kasus kematian seorang siswi SMK yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara. Hingga kini, aparat kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengungkap secara terang penyebab kematian korban.

Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P., didampingi Wakapolres Kompol S.K. Harefa, Kasat Reskrim AKP Sonifati Zalukhu, Kasat Intelkam AKP Narson Waruwu serta Plt Kasi Propam Ipda Listono, memaparkan perkembangan penanganan perkara tersebut kepada awak media, Senin (22/6/2026).

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa penyidik Satreskrim Polres Nias bekerja secara maksimal dan sistematis guna mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian siswi tersebut.

“Sejauh ini penyidik telah memeriksa sebanyak 53 orang saksi, termasuk saksi ahli dari dokter forensik yang melakukan autopsi terhadap jenazah korban,” ujar Kapolres.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan dengan mengedepankan metode Scientific Crime Investigation (SCI) atau penyelidikan berbasis ilmiah. Berbagai langkah teknis telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan DNA, analisis alat bukti digital hingga penelusuran data elektronik yang dinilai dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia.

Polisi juga menggandeng sejumlah instansi terkait yang membidangi transaksi keuangan dan informasi elektronik guna menelusuri berbagai petunjuk yang berpotensi mengarah pada pengungkapan kasus.

Selain itu, sejumlah barang bukti penting telah dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Medan untuk dianalisis lebih lanjut. Barang bukti tersebut antara lain kartu memori CCTV yang diamankan sejak awal penyelidikan beserta perangkat pendukungnya, serta sejumlah telepon genggam yang diperoleh dari hasil pengembangan pemeriksaan saksi.

“Hasil pemeriksaan laboratorium masih kami tunggu. Seluruh alat bukti yang ada terus didalami untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa ini,” kata Kapolres.

Meski proses penyidikan masih berlangsung, Polres Nias memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan memberikan ruang kepada penyidik dalam bekerja. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap berbagai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terlebih yang beredar di media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu proses penyidikan,” tegasnya.

Kapolres turut membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut untuk menyampaikannya langsung kepada penyidik. Pihak kepolisian menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor.

Kasus kematian siswi SMK di Alasa Talumuzoi ini menjadi perhatian luas masyarakat Nias. Publik kini menanti hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang diharapkan dapat menjadi kunci dalam mengungkap secara terang penyebab kematian korban dan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur tindak pidana.

Polres Nias memastikan perkembangan penanganan perkara akan terus disampaikan secara berkala melalui kanal resmi kepolisian.(Adi).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buntut Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rano Alfath Desak Polda Jabar Tangkap Pelaku

23 Juni 2026 - 13:45 WIB

Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi, Ketua Komisi III DPR Minta Tindak Tegas

22 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Nias, Diduga Lansia yang Hilang Sejak Desember 2025

18 Juni 2026 - 10:06 WIB

Polsek Curug Ungkap Kasus Kepemilikan Sajam, Dua Pelaku Diamankan

2 Juni 2026 - 11:55 WIB

Bareskrim Polri Musnahkan Bawang Ilegal Lewat Jalur Tikus di Perbatasan Malaysia

22 Mei 2026 - 15:53 WIB

Trending di Internasional