Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 10 Jul 2026 13:44 WIB ·

Rano Alfath Dukung Kortastipidkor Polri Bongkar Kasus Korupsi yang Jadi Atensi Presiden


Rano Alfath Dukung Kortastipidkor Polri Bongkar Kasus Korupsi yang Jadi Atensi Presiden Perbesar

Jakarta – Harian Merdeka

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath, mendukung penuh langkah Kortastipidkor Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi pemenuhan pasokan batu bara yang diduga berdampak pada terjadinya pemadaman listrik di Sumatera. Rano menegaskan proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu dan bebas dari segala bentuk intervensi.

“Kami mendukung penuh langkah Kortastipidkor Polri untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dalam tata kelola dan pemenuhan pasokan batu bara,” kata Rano dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

“Sektor batu bara merupakan sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” ucap dia.

Dia juga meminta agar proses hukum berjalan secara profesional. Ia berharap tak ada pihak yang intervensi kasus tersebut.

“Proses hukum ini harus berjalan secara profesional, objektif, dan steril dari segala bentuk intervensi,” ujar Rano.

Rano meminta Polri terus usut kasus ini sampai tuntas lantaran batu bara merupakan komoditas yang memengaruhi hidup banyak orang.

Atensi Presiden
Seperti diketahui, polisi tengah melakukan serangkaian penegakan hukum terkait sejumlah kasus. Salah satunya adalah penggeledahan cafe di Cipete terkait beberapa kasus, termasuk dugaan korupsi batu bara yang menyebabkan blackout di wilayah Sumatera.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budhi Hermanto mengatakan penggeledahan dilakukan bersama Kortas Tipikor Polri. Kasus tersebut merupakan atensi dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan,” ujar Budhi di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menyebutkan kasus ini ditangani bersama atau joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dia mengatakan kasus-kasus itu terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara memicu blackout, kasus ASABRI hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

“Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” ujarnya.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, kemudian memberi penjelasan terkait dua objek perkara. Dia mengatakan penggeledahan itu terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI dan Jiwasraya.

“Yang pertama, dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI (Persero) dan atau Asuransi Jiwasraya yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2025,” ujarnya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Banten Bongkar Pungli di Kawasan Industri Nikomas Gemilang, 4 Orang Ditangkap

10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mantan Branch Manager MNC Bank, Saidah Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

10 Juli 2026 - 14:54 WIB

Skandal KUR Fiktif BNI Jember: 900 Identitas Petani Dicatut, Negara Rugi Rp41,4 Miliar

10 Juli 2026 - 14:49 WIB

Tolak Bangunan 45 Meter di Bali, Gde Sumarjaya Linggih: Moratorium Hotel Solusinya!

10 Juli 2026 - 14:42 WIB

Sufmi Dasco Sampaikan Belasungkawa: Indonesia Kehilangan Sosok Rachmat Gobel

10 Juli 2026 - 13:40 WIB

OTT ke-16 di Tahun 2026: Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan 4 Orang Lainnya Dibawa ke Jakarta

10 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional