Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 15 Feb 2024 01:10 WIB ·

Warga Marak buang Sampah di Jalan


Warga Marak buang Sampah di Jalan Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini disampaikan setelah adanya keluhan dari warga pengguna jalan tentang sampah yang menumpuk di bahu jalan, seperti yang terjadi di jalan Ir Soetami di Kampung Ciawi, Desa Sukamanah.

Kepala DLH Lebak, Iwan Sutikno, mengungkapkan bahwa fenomena membuang sampah di jalanan belakangan ini semakin marak. Meskipun sudah disediakan beberapa kontainer tempat sampah di beberapa ruas jalan, namun masyarakat masih membuang sampah di jalanan.

“Iya, kami juga sangat menyayangkan hal ini. Banyak warga yang masih kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka sepertinya sudah terbiasa dan merasa tidak bersalah, padahal tindakan ini merugikan banyak pihak,” ujar Iwan kepada wartawan.

Iwan menambahkan bahwa sampah yang dibuang di pinggir jalan lebih banyak daripada yang masuk ke dalam tong sampah. Hal ini tentu saja berdampak buruk, seperti merusak pemandangan, menimbulkan bau tak sedap, meningkatkan risiko banjir, menyebarkan penyakit, dan mencemari lingkungan.

“Sampah seharusnya dibuang ke tong sampah. Nantinya akan diangkut oleh petugas pengangkut sampah dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di TPA, sampah tersebut akan diolah atau dihancurkan, dan dibentuk kembali menjadi bahan yang berguna,” papar Iwan.

Iwan menegaskan bahwa pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. “Mulailah dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan,” tambahnya.

Salah seorang warga, Romli, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah di wilayahnya berasal dari beberapa perumahan. Warga yang sudah lama tinggal di kampung tersebut terbiasa dengan cara pembuangan sampah rumah tangga, ada yang membakar dan ada yang mengubur ke tanah.

“Kami harap tumpukan sampah segera diangkut karena sudah menimbulkan bau tak sedap,” ucapnya. (Jat/TR)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menunggu Audit BPK, Proyek Pedestrian DSDABMBK Tangsel Dipertanyakan

26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Penerus Banten: Pansel Harus Cari Direksi BUMD Bersih dan Bebas Masalah Hukum

26 Juni 2026 - 10:51 WIB

Buka Peparpeda IX 2026, Andra Soni : Atlet Generasi Hebat dan Inspiratif.

25 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sambut Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Pimpin Program Bedah Rumah di Kota Serang

24 Juni 2026 - 10:32 WIB

Dorong Kemandirian Energi, Komisi VI DPR RI Kawal Program CNG di Bali

23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Usai Latsar CPNS, Kalapas Gunungsitoli Tegaskan ASN BerAKHLAK Harus Hadir dalam Pelayanan Nyata

18 Juni 2026 - 09:44 WIB

Trending di Daerah