Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 29 Mei 2024 10:55 WIB ·

Mahasiswa Humboldt Universität Berlin Eksplorasi Kebudayaan Indonesia di RBI Berlin


Mahasiswa Humboldt Universität Berlin Eksplorasi Kebudayaan Indonesia di RBI Berlin Perbesar

BERLIN | Harian Merdeka

Dua puluh orang mahasiswa dari Humboldt Universität Berlin kunjungi Rumah Budaya Indonesia (RBI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin pada Jumat, 17 Mei 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari kursus studi kritis warisan budaya Asia yang mereka ikuti.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Berlin, Roniyus Marjunus, menyambut langsung para mahasiswa yang berasal dari berbagai negara tersebut. “Selama ini turis internasional hanya mengetahui Bali. Kami memiliki sekitar 17.000 pulau lain yang mempesona. Jadi, jika kalian pergi ke Indonesia, kunjungilah pulau-pulau yang lain juga selain Bali,” ujarnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang kebudayaan Indonesia kepada para peserta kursus. Dalam kesempatan ini, pengelola RBI KBRI Berlin, Birgit Steffan, menjelaskan visi dan misi RBI KBRI Berlin yang bertujuan untuk menyebarluaskan kebudayaan Indonesia di Jerman. Peserta kursus juga diajak berkeliling untuk melihat serta mencoba langsung berbagai koleksi kebudayaan Indonesia seperti Gamelan Jawa, Gamelan Bali, Wayang, dan Angklung.

Para mahasiswa kagum dengan keindahan ornamen alat musik Gamelan Bali dan Jawa. Terlihat, mereka beberapa kali mengambil foto alat musik tersebut sebagai kenang-kenangan. Tidak hanya itu, mereka juga berkesempatan untuk melihat koleksi baju-baju tradisional Indonesia. “Baju-baju ini dapat dipinjamkan untuk acara-acara khusus yang membutuhkan pakaian adat Indonesia,” ungkap Birgit.

Setelah keliling RBI KBRI Berlin, acara dilanjutkan dengan beberapa presentasi singkat dari peserta kursus di ruang konferensi. Beragam topik budaya dibicarakan. Di sela presentasi, Roniyus juga menjelaskan, menjelaskan pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa.

“Indonesia terdiri dari berbagai macam etnik, budaya, dan bahasa. Maka dari itu, bangsa Indonesia perlu memiliki bahasa pemersatu yang dapat dipahami oleh seluruh suku yang ada di dalamnya. Pendiri bangsa Indonesia lantas memilih Bahasa Indonesia,” jelasnya.

Para mahasiswa juga tertarik dengan sejarah Indonesia sejak masa kerajaan Hindu-Budha, masa kolonialisme, masa perjuangan dan masa kemerdekaan. Roniyus turut menjelaskan semua sejarah tersebut hingga ke pengakuan kemerdekaan oleh Belanda pada Konferensi Meja Bundar pada tanggal 27 Desember 1949.

Sebagai informasi, kursus ini merupakan bagian dari program Berlin Perspectives untuk pertukaran pelajar internasional. Peserta kursus akan mengunjungi berbagai museum, pusat kebudayaan, monumen, dan situs keagamaan yang ada di Berlin dengan didampingi penanggungjawab kursus dari Humboldt Universität Berlin, Mai Lin Tjoa-Bonatz.

Kunjungan ke RBI Berlin tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta tentang kebudayaan Indonesia, tetapi juga memperkuat hubungan internasional melalui pertukaran budaya yang mendalam. Melalui kunjungan ini, para mahasiswa dari Humboldt Universität Berlin kiranya memperoleh perspektif baru yang berharga tentang warisan budaya Indonesia. (fj/mas/dam)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DSI Pamerkan 300 Drone di PPI Curug, Inspirasi Baru Taruna Aviasi

16 April 2026 - 12:07 WIB

Gelar Program Expert Goes to School, Diskominfo Tangsel Bikin Siswa SMKN 6 Tangsel Siap Hadapi Dunia Digital,

16 April 2026 - 11:51 WIB

Kasek dan Guru SMKN 1 Idanogawo Diperiksa Cabdis Terkait Dugaan Pungli

12 April 2026 - 21:35 WIB

Disebut Kendalikan Pungli Tunjangan Guru di Kepulauan Nias, Siapa Oknum Guru ASN Bermarga Barus?

8 April 2026 - 11:14 WIB

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMKN 1 Idanogawo, DPRD Sumut Minta Pelaku Diproses Hukum

5 April 2026 - 21:42 WIB

Skandal Dugaan Pungli Dasus di SMKN 1 Idanogawo, Guru Dipalak Lebih Satu Bulan Gaji

3 April 2026 - 11:34 WIB

Trending di Pendidikan