Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Daerah · 15 Des 2025 12:29 WIB ·

Delapan Tahun Janji “Nias Terang”, Listrik Masih Padam Hampir Tiap Hari


Delapan Tahun Janji “Nias Terang”, Listrik Masih Padam Hampir Tiap Hari Perbesar

NIAS | Harian Merdeka

Delapan tahun silam sejak program Nias Terang digaungkan pada 2017, warga Kepulauan Nias masih hidup dalam ketidakpastian pasokan listrik. Pemadaman terjadi nyaris setiap hari, tanpa jadwal jelas, menegaskan jarak lebar antara janji tanggungjawab negara dan realitas pelayanan PT PLN (Persero) UP3 Nias.

Alih-alih membaik, kondisi kelistrikan justru stagnan. Listrik padam berulang, kadang lebih dari sekali dalam sehari. Ironisnya, pelanggan kini menggunakan sistem prabayar, yang mengharuskan pembayaran di muka sebelum listrik digunakan.

“Kita bayar dulu, baru pakai. PLN aman secara keuangan. Tapi listrik tetap padam. Ini jelas merugikan masyarakat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Firman Zebua, warga Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap kinerja PLN Area Nias. Ia menuding institusi tersebut beserta lingkaran internalnya telah menjelma menjadi “raja spekulan” yang lihai memanfaatkan pemadaman listrik sebagai dalih untuk mengutak-atik anggaran pemeliharaan jaringan, seolah-olah bekerja, padahal penderitaan pelanggan diabaikan.

Menurut Firman, pemadaman listrik terjadi tanpa pola dan tanpa penjelasan. Di lapangan, petugas terlihat bekerja dengan penerangan senter mondar mandir, sementara mesin pembangkit tetap menyala. Lebih ironis lagi, warga yang bermukim di sekitar kawasan pembangkit menyaksikan langsung pembangkit beroperasi normal, namun listrik di rumah mereka tetap padam berjam-jam.

“Kami sering menyaksikan, mesin pembangkit hidup, tapi rumah warga sekitar tetap gelap,” ujar Firman, Minggu (14/12/2025). Ia mempertanyakan kompetensi sekaligus integritas manajemen jaringan PLN UP3 Nias, yang dinilainya sarat akal-akalan dan jauh dari prinsip pelayanan publik.

Firman menegaskan, publik tidak membutuhkan jurus retorika atau alasan klise tingkat tinggi. Yang dibutuhkan adalah kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab nyata atas hak dasar masyarakat, listrik yang andal dan berkeadilan.

Kritik lebih tajam disampaikan Taufik Gulo, pengamat kebijakan publik. Menurut dia, dalih gangguan alam, cuaca ekstrem, dan pohon tumbang telah menjadi mantra rutin PLN UP3 Nias setiap kali listrik padam.

“Itu alasan usang. Kalau pemeliharaan berjalan, pembersihan jalur jaringan dilakukan rutin, pemadaman bisa dicegah,” pungkasnya.

Taufik Gulo, yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Nias Barat itu menduga ada masalah serius dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan jaringan. Ia menilai perlu audit menyeluruh untuk memastikan apakah belanja pemeliharaan benar-benar dijalankan atau sekadar formalitas administratif.

“Kalau anggaran besar tapi hasilnya nihil, publik berhak curiga. Jangan-jangan pengadaan dan pemeliharaan hanya proyek di atas kertas,” kata dia.

Di wilayah 3T seperti Kepulauan Nias, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan denyut ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Ketika listrik terus padam, dampaknya berlapis dan sistemik.

Namun hingga kini, respons PLN UP3 Nias pun tak beranjak dari pola lama : cuaca, alam, dan pohon tumbang. Tanpa peta jalan perbaikan yang jelas, janji Nias Terang kian terdengar sebagai slogan kosong sementara rumah-rumah warga terus tenggelam dalam gelap.

Bahkan, dugaan praktik monopoli pemenang tender dalam beberapa tahun terakhir yang mengarah pada satu perusahaan (vendor) tidak pernah dijelaskan secara transparan oleh manajemen PT PLN UP3 Nias kepada publik, dan justru terkesan ditutup-tutupi.(adi).

Foto : Kantor PT PLN (Persero) UP3 Nias, Jalan Gomo Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siap Kawal Arus Mudik 2026, Polda Banten dan Lampung Pererat Sinergi di Lintas Merak-Bakauheni

2 Maret 2026 - 11:47 WIB

Gunakan APBD Rp48 Miliar, Pemkab Serang Buktikan Komitmen Sejahterakan Pegawai Paruh Waktu

2 Maret 2026 - 11:43 WIB

Apresiasi Program BSU, Maryono Sebut Dampaknya Signifikan bagi Daya Beli Warga Tangerang

2 Maret 2026 - 11:36 WIB

Suarakan Optimisme, Mahasiswa dan Gema Kosgoro Kawal Seleksi Direksi PDAM Kota Bogor

2 Maret 2026 - 11:33 WIB

Warga Tlogowungu Demo SPPG, Soroti Menu MBG Tak Sesuai

27 Februari 2026 - 15:07 WIB

Dugaan Nepotisme Mencuat, Kemendagri Didesak Batalkan Seleksi Direksi PDAM Kota Bogor

27 Februari 2026 - 14:54 WIB

Trending di Daerah