Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 3 Sep 2025 12:18 WIB ·

Diplomat Indonesia Ditembak di Negara Peru


Diplomat Indonesia Ditembak di Negara Peru Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa almarhum staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba akan diotopsi di Peru, sebelum dipulangkan ke Indonesia. Zetro meninggal dunia usai ditembak orang tak dikenal, Senin (1/9) malam.

“Jenazah masih harus menjalani otopsi besok untuk proses penyelidikan polisi,” ucap Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha, dikutip Selasa (2/9).

Di jelaskan, setelah mendapat izin dari pihak kepolisian, barulah pemulasaran jenazah dan proses administrasi kematian oleh otoritas setempat dapat dilakukan. Proses itu diperkurakan memakan waktu lima hari kerja.

Mengenai dugaan motif penembakan, Direktur PWNI Kemlu menyatakan bahwa penyelidikan terkait hal tersebut masih berlangsung.

“Pak Menlu (Sugiono) juga sudah menelepon Menlu Peru (Elmer Schialer) untuk meminta investigasi menyeluruh atas kasus ini,” ucap Judha, merujuk pada pernyataan Wamenlu RI Arrmanatha Nasir.

Di ketahui, Zetro Leonardo Purba, Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Lima, Senin (1/9) malam waktu setempat.

Berdasarkan laporan media setempat Panamericana Television, Zetro meninggal setelah ditembak tiga kali oleh seorang yang tak dikenal beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima.

Kepolisian dan tim forensik setempat telah melakukan olah TKP tempat wafatnya Zetro. KBRI Lima juga telah berkoordinasi dengan Kemlu Peru terkait peristiwa ini.

Merespons peristiwa tersebut, Menlu Sugiono menyatakan duka cita mendalam dan telah menghubungi langsung Menlu Schialer untuk meminta penyelidikan menyeluruh atas tewasnya Zetro.

Dalam panggilan tersebut, Sugiono menegaskan bahwa pihaknya tetap yakin Peru dapat memberikan jaminan keamanan tertinggi bagi staf KBRI Lima beserta keluarga mereka serta para WNI di Peru

Sementara itu, Wamenlu RI Arrmanatha Nasir menyampaikan bahwa Presiden Peru Dina Boluarte sudah berjanji akan menangkap pelaku penembakan staf KBRI Lima tersebut.

“Presiden Peru telah mengetahui insiden ini dan memberikan perhatian secara personal,” ujar Wamenlu Tata usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Selasa.

“Komitmen diberikan oleh Presiden Peru agar investigasi dilakukan secara benar dan agar segera pelakunya ditangkap,” tambahnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Misteri Tewasnya Siswi SMK di Alasa Talumuzoi 53 Saksi Diperiksa, Penyidik Tunggu Hasil Labfor Medan

24 Juni 2026 - 10:24 WIB

Buntut Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rano Alfath Desak Polda Jabar Tangkap Pelaku

23 Juni 2026 - 13:45 WIB

Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi, Ketua Komisi III DPR Minta Tindak Tegas

22 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Nias, Diduga Lansia yang Hilang Sejak Desember 2025

18 Juni 2026 - 10:06 WIB

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emaspada Periode II Juni 2026

17 Juni 2026 - 14:32 WIB

Trending di Internasional