Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 25 Apr 2025 15:14 WIB ·

Kepsek SDN Kajaban Bantah Adanya Pungutan


Kepsek SDN Kajaban Bantah Adanya Pungutan Perbesar

SERANG | Harian Merdeka


Kepala Sekolah SDN Kejaban kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Nurhayati mengucapkan terima kasih atas informasi dan masukan dari orang tua siswa yang merasa terbebani. Jika hal tersebut menjadi beban maka perlu ditinjau ulang apakah perlu dilaksanakan atau tidak.

Terkait informasi yang beredar bahwa sekolah meminta biaya ujian sebesar Rp. 200.000,- itu tidak benar. Yang benar adalah uang tersebut rencana akan digunakan oleh ibu ibu paguyuban untuk mengadakan acara perpisahan berdasarkan musyawarah. Di dalam musyawarah acara perpisahan ada beberapa kebutuhan yang harus disewa dan diadakan seperti sewa tenda, panggung, sound, dekorasi, benner, konsumsi dan lain lain.


“Jadi tidak benar uang sebesar Rp. 200.000 itu untuk membayar ujian sekolah melainkan untuk rencana perpisahan yang difasilitasi oleh ibu ibu paguyuban,”kata Kepala Sekolah.
Pihak sekolah selalu terbuka dan siap menerima saran dan kritikan yang bersifat membangun demi kemajuan dunia pendidikan.

Sementara itu, Ketua Komite SDN Kejaban, Ni’matulloh memberikan penjelasan bahwa masukan yang disampaikan oleh orang tua menjadi salah satu bahan untuk mengambil sebuah keputusan bersama. “Hari ini kita adakan musyawarah kembali dengan orang tua dan hasilnya acara perpisahan tidak diadakan,”jelasnya.

Ia menambahkan, Hasil musyawarah dengan orang tua siswa maka diputuskan kegiatan acara perpisahan ditiadakan dan uang yang telah dibayarkan dikembalikan kepada orang tua siswa.
“Kami pastikan para orang tua telah menerima uang pengembalian pembatalan acara perpisahan,”tegasnya.

Salah satu orang tua siswa mengaku kecewa dan sedih bahkan banyak yang menangis karena acara perpisahan dibatalkan. Padahal bagi anaknya dan teman teman lainnya acara perpisahan menjadi suatu kenangan yang membahagiakan bagi mereka setelah tuntas menimba ilmu selama 6 tahun di sekolah.
“Saya sedih acara perpisahan ditiadakan. Padahal dimusyawarah sudah sepakat tetapi masih ada saja yang merasa terbebani,”katanya.

Para siswa siswi kecewa karena telah latihan untuk tampil di acara perpisahan. Mereka latihan tidak cukup satu hari bahkan sampai seminggu agar bisa tampil prima di acara tersebut. (Mur/Fj).

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rugikan PAD Bogor , Kejaksaan Didesak Usut Penguasaan Lahan Ilegal oleh PT PAS

21 Juni 2026 - 20:22 WIB

Seret Nama Bupati Tanggamus, Pengusaha Papua Minta Keadilan Kasus Tanah Tangerang

19 Juni 2026 - 15:02 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

19 Juni 2026 - 14:51 WIB

KPK Wajib Telusuri Kaimigrasi Jaksel dan Nur Ichwan Terkait KITAS

18 Juni 2026 - 14:28 WIB

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

18 Juni 2026 - 14:21 WIB

Trending di Hukum