Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Daerah · 18 Feb 2026 13:43 WIB ·

Kepulan Debu Putih Selimuti Ciater, Warga Duga Kebocoran PT Adhimix


Kepulan Debu Putih Selimuti Ciater, Warga Duga Kebocoran PT Adhimix Perbesar

SERPONG | Harian Merdeka

Sore yang semula tenang di kawasan Rawa Mekar Jaya, Ciater, Serpong, mendadak berubah mencekam. Kepulan debu putih pekat menutup udara dan menyelimuti Jalan Ciater, Senin (16/2/2026).

Warga menduga peristiwa itu dipicu kebocoran sistem penampungan semen di pabrik PT Adhimix, yang berlokasi tak jauh dari permukiman.

Peristiwa itu terjadi sekitar sore hari, ketika aktivitas warga masih berlangsung. Siti, warga Rawa Mekar Jaya, mengisahkan awal mula kejadian saat ia mengangkat jemuran di halaman rumah.

Angin bertiup pelan, namun membawa butiran putih halus yang awalnya dikira debu biasa. Dalam hitungan menit, kain-kain yang telah kering kembali memutih.

“Saya kira cuma debu jalan, tapi kok makin tebal. Pas saya lihat ke depan rumah, jalan sudah samar,” ujar Siti. Ia dan suaminya segera menutup ventilasi rumah dengan kain basah. Anak bungsunya mengeluh matanya perih, sementara anak-anak lain yang bermain di gang berlarian masuk rumah masing-masing.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kepulan debu berwarna putih masih memenuhi udara beberapa waktu setelah kejadian.

Jarak pandang pengendara di Jalan Ciater menjadi terbatas, memaksa arus lalu lintas melambat. Sejumlah pengendara motor tampak menutup wajah dengan tangan atau helm demi menghindari debu yang beterbangan.

Tak jauh dari lokasi permukiman, berdiri fasilitas pengolahan semen PT Adhimix di sekitar pertigaan lampu lalu lintas Rawa Mekar Jaya.

Aktivitas industri tersebut telah lama berdampingan dengan warga. Namun, menurut warga, kondisi sore itu terasa berbeda dari biasanya.

Rekaman video kejadian dengan cepat beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @wargatangsel.

Dalam video tersebut terdengar suara warga yang panik menyebut adanya dugaan kebocoran pipa atau tabung semen. Debu tampak beterbangan dan menutup badan jalan.

Tokoh pemuda setempat, H. Reza Pahlepi (32), mengaku menerima banyak laporan dari warga.

“Debunya tebal banget, seperti abu semen. Bertebaran sampai tiga sampai empat kilometer. Semua warga di sini kena dampak,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah. Warga juga mempertanyakan potensi bahaya kesehatan akibat paparan debu tersebut.

Beberapa saksi mengaku sempat mendengar suara keras menyerupai ledakan atau ban meletus sesaat sebelum debu menyebar luas. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran atau gangguan teknis pada tabung penampung semen.

Namun hingga malam hari, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait penyebab pasti insiden itu maupun ada tidaknya korban jiwa.

Hujan deras yang turun menjelang petang perlahan meredakan situasi. Air hujan membersihkan jalanan, atap rumah, dan dedaunan yang sebelumnya memutih.

Udara kembali relatif jernih, meski sisa-sisa debu masih terlihat menempel di sudut-sudut rumah warga.

Kini, warga Ciater menunggu kejelasan. Mereka berharap ada penjelasan resmi, evaluasi menyeluruh, serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebab di kawasan ini, jarak antara aktivitas industri dan kehidupan warga hanya dipisahkan sejengkal pagar—dan setiap insiden meninggalkan kekhawatiran yang tak mudah hilang. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Lebak Naikkan Dana Reses, BCW: Tidak Ada Urgensi, Hanya Hamburkan Uang Rakyat!

6 Maret 2026 - 14:26 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Pemerasan Berkedok Unjuk Rasa, Pelaku Catut Profesi Wartawan

6 Maret 2026 - 13:48 WIB

Sinergi IKPP dan Pemkot Tangsel: Tekan Harga Pangan Lewat Penjualan Minyak Goreng Murah

5 Maret 2026 - 15:24 WIB

Ironi Bumi Multatuli: Saat Anak-anak Lebak Kurang Gizi, Anggaran Reses Dewan Malah Meningkat

5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Aktivis Serbu Kejagung: Usut Tuntas Mafia Anggaran di Diskominfo Kabupaten Tangerang

5 Maret 2026 - 12:56 WIB

Sinergi Medis: Residen Senior PPDS FK USU Resmi Bertugas di RSUD dr. M. Thomsen Nias

4 Maret 2026 - 14:35 WIB

Trending di Daerah