Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 7 Jan 2026 14:17 WIB ·

Pemprov DKI Sikat Tiang Monorel Rasuna Said


Pemprov DKI Sikat Tiang Monorel Rasuna Said Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mulai membongkar tiang monorel yang selama bertahun-tahun terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said. Pembongkaran dijadwalkan dimulai pada Rabu pekan depan, menandai berakhirnya proyek monorel mangkrak yang selama ini menghambat penataan kawasan tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pembongkaran dilakukan atas instruksi langsung Gubernur DKI Jakarta yang disampaikan dalam rapat pimpinan.

“Pak Gubernur menyampaikan, kemarin pada saat rapim, minta minggu depan dibongkar. Insyaallah hari Rabu, kalau tidak berubah,” kata Heru di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Heru menegaskan, Dinas Bina Marga siap melaksanakan pembongkaran karena seluruh persyaratan administratif dan teknis telah dipenuhi. Penataan akan difokuskan pada Rasuna Said sisi timur, yang selama ini terhambat oleh keberadaan tiang monorel.

“Kalau kami sih sudah siap saja. Karena permintaan Pak Gub hari Rabu, ya kita jalankan hari Rabu,” ujarnya.

Di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, terdapat 98 tiang monorel yang akan dibongkar secara bertahap. Heru memastikan proses pembongkaran tidak akan menutup arus lalu lintas utama dan hanya memanfaatkan jalur lambat.

“Kita tidak menutup jalan. Jalur cepat tetap dibuka penuh. Memang agak terganggu sedikit di jalur lambat,” jelasnya.

Untuk meminimalkan dampak kemacetan, pembongkaran akan dilakukan pada malam hari. Pada tahap awal, pekerjaan akan dilaksanakan oleh satuan tugas internal Dinas Bina Marga.

“Awal kita pakai satgas kita. Bina Marga harus siap,” ucap Heru.

Setelah seluruh tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI akan langsung melakukan penataan ulang jalan dan trotoar Rasuna Said sisi timur agar seragam dengan sisi barat. Dalam penataan tersebut, pemisahan antara jalur cepat dan jalur lambat akan dihilangkan.

“Jadi jalannya nanti nyatu. Sama seperti Rasuna Said sisi barat, ada satu jalur busway dan tiga jalur reguler,” jelasnya.

Untuk mendukung penataan jalan dan trotoar sepanjang 3,5 kilometer, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar yang bersumber dari APBD 2026.

Sementara itu, Heru menegaskan bahwa tiang monorel yang dibongkar tetap berstatus sebagai aset PT Adhi Karya, sedangkan lahan merupakan aset Pemprov DKI Jakarta.

“Tiangnya aset Adhi Karya, tanahnya aset Pemprov. Kalau sudah dibongkar, besi-besinya kita kembalikan ke Adhi Karya. Detailnya nanti akan kita rapatkan,” pungkasnya. (rhm)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PBHI Jakarta Apresiasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Karangan Bunga Gema Kosgoro untuk BGN: Dukung Prabowo Copot 3 Pejabat

3 Juni 2026 - 10:46 WIB

Sebut Pemerintah Dengar Aspirasi Publik, Sufmi Dasco Apresiasi Pergantian Kepala BGN

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Posisi Dadan Hindayana

3 Juni 2026 - 10:30 WIB

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Trending di Nasional