Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 10 Des 2023 18:55 WIB ·

Polri Tak Netral Laporkan


Polri Tak Netral Laporkan Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Bila ada oknum atau anggota Polri yang tidak netral atau melanggar ketentuan peraturan terkait netralitas pada Pemilu 2024, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho meminta media untuk melaporkannya.

“Jadi tolong bantu jaga institusi kepolisian, apabila ada oknum yang tidak sesuai ketentuan tolong dilaporkan, jangan dibuat framing, jangan dibuat opini yang nantinya akan membuat pecah belah bangsa ini,” kata Sandi di Jakarta, kemarin.

Hal ini disampaikan Sandi menanggapi pemberitaan Majalah Tempo yang menulis terkait netralitas Polri dengan judul tulisan “Melayani, Melindungi Pasangan (tulisan dicoret) Nomor Dua.”

Terkait artikel tersebut, kata Sandi, saat ini sedang dalam proses di Dewan Pers.

Jenderal polisi bintang dua itu menyebut ada pemerhati kepolisian yang saat ini melapor ke Dewan Pers terkait produk jurnalistik yang dibuat oleh Tempo.

“Apa yang sudah di-publish di Tempo, baik itu di podcast maupun di majalah, ini kami mengikuti. Ada pemerhati kepolisian yang saat ini sudah melapor ke Dewan Pers,” katanya.

Pihaknya, kata Sandi, saat ini menunggu hasil dari Dewan Pers terkait laporan terhadap artikel Majalah Tempo tersebut.

“Jadi hal ini sedang dilakukan di Dewan Pers, jadi kita tunggu hasilnya,” ujarnya.

Sandi menekankan netralitas Polri sudah diatur dalam undang-undang, sudah ada peraturan kapolri, imbauan serta surat edaran agar personel Polri tidak terlibat dalam politik praktis.

Selain itu, Polri juga menggandeng seluruh media untuk bersama-sama mengawal proses pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman, lancar, jujur dan adil, termasuk mengawasi netralitas institusi kepolisian.

Sandi menyebut, dalam diskusi dengan para pimpinan redaksi (pemred) seluruh media (cetak, online maupun televisi) disampaikan agar media turut mengawasi kinerja anggota kepolisian.

“Kami sampaikan ketika waktu berkolaborasi ataupun berkomunikasi tersebut dengan suasana yang santai dan kami mengimbau dan menyampaikan kepada teman-teman media agar kalau misalnya ada pelanggaran terhadap pemilu terkait anggota atau oknum tolong dilaporkan,” ujar Sandi.

Dalam unggahan di media sosial @majalah.tempo mengunggah postingan bertajuk Hikayat Pilpres 2024 dengan judul utama “Melayani dan melindungi pasangan (tulisan dicoret) nomor dua.”

Unggahan tersebut menyebutkan, ada banyak laporan kepala daerah dan kepala desa mendapat tekanan polisi dan jaksa agar mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, tekanan yang didapat para kepala daerah dan kepala desa bahwa aparatur negara tersebut mengancam akan menelisik kasus hukum pemakaian dana desa.(you/JR)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Udara Indonesia, Presiden Prabowo Serahkan Jet Rafale ke TNI AU

18 Mei 2026 - 15:13 WIB

Badan Bank Tanah Targetkan Kelola 70.000 Hektare Lahan di 2026

18 Mei 2026 - 15:08 WIB

Survei CNN: 83,7 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Pertamina, Digitalisasi dan Stabilitas Energi Jadi Sorotan

18 Mei 2026 - 14:31 WIB

Ekspor Perdana Urea Ke Australia Jadi Tonggak Baru Industri Pupuk RI

18 Mei 2026 - 10:55 WIB

Firman Soebagyo Soroti Melimpahnya Stok Beras Bulog: Jangan Sampai Rugikan Negara

15 Mei 2026 - 17:43 WIB

Arif Rahman DPR RI Ajak Muslimat NU Perkuat Pemberdayaan Umat

15 Mei 2026 - 17:40 WIB

Trending di Nasional