Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Jakarta · 20 Agu 2024 12:00 WIB ·

4 Bulan Longsor di Cilebut Belum Ditangani


4 Bulan Longsor di Cilebut Belum Ditangani Perbesar

JAKARTARAYA | Harianmerdeka

Sudah empat bulan, tepatnya 30 April lalu, lokasi longsor di ruas Jalan Cilebut, Kelurahan Sukaresi, Tanah Sereal, Kota bogor belum mendapat penanganan.

Warga Sukaresi mengungkapkan, selama kejadian itu, belum ada penanganan longsor dari UPTD Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Dinas SDA Jawa Barat maupun Pemkot Bogor. Akibatnya para pengguna jalan mesti bersabar ketika melintasi jalur tersebut. Karena sebagian badan jalan tergerus longsor.

Kendaraan dari arah Kota Bogor maupun sebaliknya mesti bergantian saat ingin melintas di area tersebut. Imbasnya, jalur ini pun menjadi langganan macet setiap pagi dan sore hari.

Kondisi ini pun mendorong warga setempat untuk secara swadaya mengatur jalan. Mereka turun secara bergantian untuk menjalankan sistem buka tutup agar arus lalu lintas bisa berjalan dengan lancar.

Salah seorang warga, Sarbini mengatakan aktivitas ini biasa dilakukannya setiap pagi dan sore hari. Ketika masyarakat dan pelajar berangkat dan pulang. “Kalau tidak kami atur bisa macet parah. Karena mesti bergantian lewatnya karena lebar jalannya sangat sempit dan tidak muat dua mobil,” tuturnya, dikutip, Senin (19/8).

Ia menyebutkan, ada 15 warga yang bertugas mengatur jalan secara bergantian. Peran mereka juga dirasa penting untuk menghindari adanya kecelakaan lalu lintas akibat longsor tersebut.

Tidak adanya penerangan yang menandai titik longsor tersebut membuat kendaraan yang melintas rawan untuk bablas dan terjun ke dasar tebingan.

Curamnya tebingan tersebut juga diakui Sarbini membuat warga was-was akan adanya longsor susulan. “Kami berharap supaya segera ditangani longsornya, supaya jalan ini kembali bisa dilewati dengan normal, aman, dan nyaman oleh masyarakat,” harap Sarbini. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

2 Pria Masturbasi di TransJakarta Ditangkap, Polisi Sita Barbuk Pakaian Korban

16 Januari 2026 - 17:18 WIB

Polda Metro Gandeng Ormas Jaga Keamanan DKI Jakarta

17 Oktober 2025 - 11:16 WIB

KPK Bidik Yaqut Cholil

24 Juni 2025 - 15:49 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Ulang PSN PIK 2

2 Desember 2024 - 14:45 WIB

Ribuan Buruh Sujud Syukur

1 November 2024 - 11:14 WIB

Buruh Kawal Putusan MK Terkait UU Ciptaker

31 Oktober 2024 - 10:28 WIB

Trending di Jakarta