JAKARTA | Harian Merdeka
DirektoratTindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil menangkap seorang pria berinisial HS, warga Bandung, yang diduga membobol situs jual beli mata uang kripto internasional markets.com yang berasal dari London, Inggris.Dari aksinya, pelaku berhasil menggasak dana hingga Rp6,67 Miliar.
Wadietipsiber Barekrim Polri Kombes Pol Andri Sudarmadi mengatakan bahwa HS berhasil memanfaatkan celah keamanan pada sistem platform asal Inggris.
Pelaku menemukan anomali pada fitur input nominal jual-beli, kemudian membuat empat akun fiktif untuk melancarkan aksinya.
“Pelaku memanfaatkan kelemahan sistem sehingga nominal USD yang diinput dalam kolom deposit otomatis diterima oleh platform sesuai angka yang dimasukkan,” kata Andri, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Akibat aksinya, perusahaan yang berada di naungan Vialto Internasional United mengalami kerugian mencapai Rp 6,67 Miliar
Kemudian, pihak penyidik melakukan pengusutan aliran dana serta identitas pemilik akun palsu, hingga akhirnya berhasil mengamankan HS yang merupakan WNI.
HS ditangkap pada Sabtu (15/11/202). Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui bekerja sebagai distributor aksesoris dan perlengkapan komputer.
Selain itu, pelaku telah mengenal dunia kripto sejak tahun 2017, yang diduga membuatnya memahami celah pada sistem platform tersebut.
Atas perbuatan HS, polisi ikut mengamankan sejumlah barang bukti yakni :
1.unit laptop
- unit telepon genggam
- unit cold wallet berisi 266.801 USDT atau sekitar Rp.4,45 miliar.
- ATM Prioritas
- unit CPU
6.Unit ruko seluas 152 m² di Bandung
Tersangka diancam maksimal 15 tahun penjara dan denda sampai Rp15 miliar,” ucapnya.( Agus Irawan).







