Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 28 Jan 2026 13:58 WIB ·

Operasi Pekat Jaya 2026 Dimulai, Kapolda Metro Jaya Paparkan Target


Operasi Pekat Jaya 2026 Dimulai, Kapolda Metro Jaya Paparkan Target Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Polda Metro Jaya menyasar sejumlah tindak kejahatan dalam Operasi Pekat Jaya 2026 yang berlangsung mulai 28 Januari sampai dengan 11 Februari 2026.

“Sasaran utama yang akan kami fokuskan disini adalah penanggulangan terjadinya aksi-aksi tawuran,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri setelah memimpin gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Sasaran selanjutnya, kata dia, yaitu aksi geng motor, tindakan premanisme serta peredaran miras dan obat-obatan terlarang.

“Ada juga dalam hal penggunaan petasan, ya, serta adanya balapan liar, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya yang akan kita antisipasi bersama,” ujar Asep.

Untuk itu, dia menyebutkan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang rawan terhadap tindak kriminal.

“Nanti kita akan fokus di wilayah hukum Jakarta Pusat, Jakarta Timur, termasuk Jakarta Selatan akan kita tempatkan pos pantau dan juga mobile dari patroli gabungan,” tutur Asep.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyiapkan patroli siber untuk penegakan hukum dan mengantisipasi hal-hal negatif di media sosial.

Tak hanya wilayah DKI Jakarta, Operasi Pekat Jaya 2026 juga difokuskan ke wilayah hukum lainnya, seperti Tangerang, Bekasi dan Depok.

“Karena yang sering terjadi adalah wilayah tiga Polres tersebut, ya. Tetap yang lainnya saling mendukung, saling kolaborasi, menciptakan bagaimana kejadian tersebut bisa kita turunkan, bahkan kita hilangkan,” ungkap Asep.

Dia pun mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tugas semua pihak, baik orang tua, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan juga lingkungan warga setempat.

“Tentunya, ini peran serta semuanya harus bisa kita berdayakan, ya, untuk bisa menciptakan situasi Jakarta ini semakin aman,” pungkas Asep. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MataHukum: Segel Satgas PKH di Tesso Nilo Mandul, Presiden Harus Turun Tangan

2 Mei 2026 - 19:15 WIB

Polemik Petugas Haji: CBA Soroti Nama Anak Menteri yang Tak Ada di SK

2 Mei 2026 - 19:01 WIB

Mengulik Modus GS Menjual Kando Dalam Mengatur Tender di Pertamina

1 Mei 2026 - 21:40 WIB

Dugaan Skandal RSUD Leuwiliang: Inisial AG Jadi Sorotan ‘Pejabat Abadi’

1 Mei 2026 - 18:31 WIB

ICW Bongkar Indikasi Markup Anggaran MBG: Harga Pangan Dimainkan

1 Mei 2026 - 12:38 WIB

Doli Kurnia Setuju Usul KPK: Saatnya RI Punya UU Pembatasan Uang Kartal

30 April 2026 - 19:58 WIB

Trending di Hukum